Oleh Juni Ahyar Tuliskan kesedihan di lembar hati,Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.Ada rasa yang beku di sela napas,Ada cinta yang mati tanpa bekas.Kita bicara...
Baca Selengkapnya
Oleh Juni Ahyar Tuliskan kesedihan di lembar hati,Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.Ada rasa yang beku di sela napas,Ada cinta yang mati tanpa bekas.Kita bicara...
Baca SelengkapnyaOleh Juni Ahyar Mentari sore mulai merunduk, menyisakan langit jingga yang merona di balik bayang pepohonan. Di teras...
Baca SelengkapnyaOleh Juni Ahyar Dengarlah kicau burung-burung bernyanyi,Menjemput mentari pagi yang berseri.Langit tersenyum dengan sinar suci,Pertanda pujian pada Sang...
Baca SelengkapnyaOleh : Juni Ahyar Izinkan diriku meluahkan rasa,Maafkan andai hati kau terasa,Biar kuceritakan segala duka,Moga engkau tak ulanginya...
Baca SelengkapnyaOleh Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd Akademisi, Pemerhati Pendidikan dan Bahasa Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap 23...
Baca SelengkapnyaOleh Juni Ahyar Di sebuah desa kecil di pedalaman, hiduplah seorang pemuda bernama Raffa. Ia berbeda dengan anak-anak...
Baca SelengkapnyaJanganlah Engkau Marah: Wasiat Cahaya dari Rasul” Oleh Juni Ahyar Marah itu bara, api tanpa rupa,Menyulut lidah, membakar...
Baca SelengkapnyaOleh Juni Ahyar Senja itu turun pelan, seperti sebuah doa yang diam-diam disampaikan langit pada bumi. Raka berdiri...
Baca Selengkapnya