Dengarkan Artikel
Oleh Irwandi Zakaria
Kepala SMAN Ulumul Quran dan Ketua IGI Kab. Pidie
Majalah POTRET, sebuah publikasi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan media di Indonesia, kini merayakan hari jadinya yang ke-22. Dalam rentang waktu lebih dari dua dekade, majalah ini telah menjadi wadah inspirasi dan edukasi bagi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda. Lebih dari sekadar media.
POTRET hadir sebagai pelopor satu-satunya majalah Perempuan di Aceh yang bersifat non-profit, dengan komitmen memberikan manfaat nyata ketimbang sekadar mengejar keuntungan.
Keunikan Majalah POTRET terletak pada visinya yang mulia. Sebagai satu-satunya majalah Perempuan di Aceh, Potret menempatkan edukasi dan pemberdayaan Perempuan sebagai prioritas utamanya.
Selama 22 tahun, majalah ini konsisten memberikan ruang bagi Perempuan dan semua kalangan, untuk belajar, berbagi, dan menggali kreativitas melalui tulisan-tulisan yang informatif dan inspiratif.
Majalah POTRET selalu mengutamakan nilai sosial daripada sisi komersial. Berbeda dengan media lain yang cenderung berorientasi pada keuntungan finansial, Potret lebih bersifat non-profit.
Dengan semangat pengabdian, majalah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan Perempuan dan anak akan media yang edukatif, tanpa membebani mereka dengan biaya yang mahal atau konten yang hanya mengutamakan iklan.
Pendekatan ini menjadikan Majalah POTRET sebagai oase di tengah derasnya arus media digital yang sering kali mengabaikan aspek edukasi dan pengembangan karakter anak.
Kenangan Pribadi Bersama POTRET
Bagi banyak pembacanya, termasuk saya, Majalah POTRET bukan sekadar bacaan, melainkan bagian dari perjalanan hidup. Pada tahun 2017, saya memiliki pengalaman berharga dengan majalah ini.
📚 Artikel Terkait
Ketika saya sedang berjualan, saya mendapat kiriman Majalah POTRET secara gratis. Kiriman itu sangat berarti, bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar saya.
Sebagian majalah itu saya simpan sebagai koleksi pribadi, sementara sebagian lainnya saya bagikan kepada masyarakat secara gratis. Membagikan majalah ini adalah langkah kecil untuk turut menyebarkan wawasan, hiburan, dan edukasi yang terkandung di dalamnya.
Saya percaya, melalui langkah ini, saya menjadi bagian dari misi mulia Majalah POTRET vuntuk menjangkau lebih banyak pembaca dengan informasi yang bermanfaat.
Tak lupa, rasa terima kasih mendalam saya tujukan kepada sosok di balik layar Majalah POTRET, Bang Tabrani Yunis. Beliau adalah seorang tokoh yang tak hanya berdedikasi dalam mengelola majalah ini, tetapi juga mendukung para penulis untuk berkembang.
Saya merasa terhormat ketika beberapa artikel saya dimuat di majalah ini. Pengalaman ini menjadi salah satu pencapaian berharga dalam perjalanan menulis saya, dan tentunya menjadi motivasi besar untuk terus berkarya.
Sejak awal penerbitannya, Majalah POTRET telah menorehkan jejak yang berarti. Dengan beragam tema yang diusung, mulai dari cerita-cerita anak, nilai-nilai budaya lokal, hingga artikel edukasi, majalah ini berhasil menarik perhatian pembaca dari berbagai kalangan.
POTRET tak hanya menjadi media informasi, tetapi juga medium yang menghubungkan penulis dengan pembaca di pelosok-pelosok Aceh. Banyak cerita yang lahir dari majalah ini memberikan dampak positif, baik dalam bentuk wawasan baru, inspirasi, maupun hiburan yang mendidik.
Komitmennya untuk tetap mempertahankan kualitas dan relevansi kontennya, meski di tengah tantangan zaman, patut diacungi jempol. Apalagi, di era digital seperti sekarang, ketika media cetak menghadapi berbagai tekanan, Majalah POTRET tetap mampu mempertahankan identitasnya sebagai media yang fokus pada manfaat sosial.
POTRET juga menjadi media yang mempromosikan nilai-nilai budaya Aceh, memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada anak-anak, dan Perempuan, membangun kebanggaan mereka terhadap identitas daerah. Selain itu, majalah ini juga memberi ruang bagi anak-anak Dan Perempuan untuk berkarya, melalui rubrik yang memungkinkan mereka mengirimkan cerita, puisi, atau karya lainnya.
Harapan untuk Majalah POTRET.
Hari ini, ketika Majalah Potret merayakan hari jadinya yang ke-22, izinkan saya menyampaikan apresiasi yang mendalam. Bagi saya, POTRET bukan hanya sebuah media, tetapi juga simbol dari semangat berkarya, berbagi, dan menginspirasi.
Semoga majalah ini terus eksis dan berkembang. Semoga pula Majalah POTRET tetap menjadi pelopor media yang mengutamakan manfaat sosial, khususnya bagi anak-anak dan Perempuan Aceh yang menjadi generasi penerus bangsa.
Selamat ulang tahun, Majalah POTRET. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang, termasuk saya. Terima kasih pula kepada Bang Tabrani Yunis dan tim yang tak pernah lelah menjaga kualitas dan keberlanjutan majalah ini. Semoga Potret terus menjadi inspirasi bagi kita semua, dan tetap menjadi teman setia bagi anak-anak Aceh dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih baik.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






