• Latest
Penyebar Berita Hoax

Penyebar Berita Hoax

Januari 7, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Penyebar Berita Hoax

Redaksiby Redaksi
Januari 7, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #Berita Bohong#TabayyunLiterasi
Penyebar Berita Hoax
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Satria Dharma

Terkadang ada orang yang menyebarkan berita hoax, atau berita bohong dan tidak sadar bahwa yang ia sedang sebarkan adalah berita bohong. Celakanya kita semua bisa terjerumus menjadi penyebar berita bohong jika kita tidak hati-hati. Kadang kita tidak tahu bahwa berita yang kita sebarkan adalah berita bohong alias berita hoax. Kita melihat sebuah berita atau tayangan video atau Tiktok dan berpikir bahwa berita tersebut berita yang perlu disebarluaskan. Tujuannya baik, yaitu agar orang lain mendapatkan info yang baik, atau agar orang lain tidak tertipu atau terhindar dari bahaya dari berita atau tayangan yang kita sebarkan. Jadi sebenarnya tujuan kita baik karena kita ingin menyebarkan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan. Tapi karena kita tidak mengecek dahulu apakah berita atau video yang kita sebarkan itu benar atau tidak, maka jika ternyata berita atau video tersebut adalah berita atau video hoax, jatuhnya kita jadi penyebar berita hoax juga.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Jadi tujuan kita sebenarnya baik, tapi akhirnya kita malah terjerumus menjadi penyebar berita bohong atau bahkan berita fitnah dan provokasi hanya karena kita tidak mau mengecek dulu apakah berita atau tayangan yang kita sebarkan itu benar atau tidak. Kita hanya terdorong oleh rasa ingin untuk berbagi tanpa memikirkan risiko jika ternyata berita atau isi video yang kita sebarkan ternyata salah atau bohong.

Padahal dampak dari penyebaran berita bohong ini bisa berakibat buruk bagi orang, masyarakat, lembaga. usaha, atau pihak lain. Secara tidak sengaja dan tidak sadar kita telah menjadi penyebar kebohongan yang bisa mencelakakan atau merugikan orang lain atas kecerobohan kita dalam menyebarkan berita yang tidak kita cek dulu.

Itulah sebabnya agama Islam sejak dulu sudah mewajibkan umatnya untuk tabayun. Silakan baca Al-Hujurat 6. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu,”

Baca artikel detikhikmah, “Pengertian Tabayyun dan Penerapannya dalam Kehidupan Kaum Muslimin” selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6772700/pengertian-tabayyun-dan-penerapannya-dalam-kehidupan-kaum-muslimin.

Oleh sebab itu saya sangat menganjurkan kepada semua teman di WAG atau medsos, agar berhati-hati dalam menyebarkan berita atau tayangan apa pun sebelum mengecek kebenaran berita atau tayangan tersebut (tabayun). Tabayun alias mengecek kebenaran berita adalah KEWAJIBAN bagi seorang yang mengaku dirinya muslim, karena itu akan menghindarkannya dari berbuat kedzaliman pada pihak lain.

Tapi memang ada juga orang-orang yang memang SENGAJA mau menyebarkan berita-berita bohong dan fitnah. Mereka tidak mau tahu apakah berita yang jelas-jelas mengandung provokasi dan kebencian pada pihak tertentu itu benar atau salah. Mereka dengan cepat menyebarluaskan berita dan tayangan tersebut karena juga terdorong oleh kebenciannya pada pihak yang didiskreditkan atau yang dituduh dalam berita atau tayangan tersebut. Orang-orang semacam ini meski pun kita sudah menjelaskan dan menunjukkan bahwa itu berita bohong dan fitnah akan tetap bertahan bahwa itu adalah berita atau tayangan yang benar. Mereka tidak peduli akan kebenaran berita atau tayangan yang mereka sebarkan. Tujuannya memang untuk menyebarluaskan kebencian.

Bicara soal larangan agama akan perbuatan semacam ini pada orang-orang ini tidak akan ada gunanya. Mereka meski mengaku muslim, tapi tidak bersedia menjalankan ajaran agamanya dan lebih suka mengumbar nafsu kebenciannya. Bisa-bisa malah kita yang mengingatkan yang akan mereka ceramahi balik tentang kebaikan dari menyebarkan berita buruk dan fitnah yang mereka sebarkan.

Meski demikian saya tidak akan berhenti untuk mengingatkan. I’ll take the risk. 🙏

ADVERTISEMENT

Surabaya, 7 Januari 2025
Satria Dharma

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Peluru di Jalan Raya

Peluru di Jalan Raya

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com