Dengarkan Artikel
Karya: Ace Sumanta
Kupijaki bumi
Menembus cahaya bumi
Ada rintik, Rinai pun kusibak demi memburu waktu setelah sekian lama tak pernah kuambil kesempatan.
Berjalan seimbang antara tradisi dan peradaban manusia
Kini kuraih mimpi itu, tak boleh terlepas walau wujudnya cahaya
Terbatanya bibir berucap
Menandakan keterbatasan usia di bumi
Merunduk waktu akan menuju pada-Nya
Dalam perjalanan pulang
Panjang jalan berkelok
Terbatasnya tangan menggapai mimpi
Hidup tengadah dalam kesendirian walau banyak kesempatan berjamaah
Akan tetap satu persatu tangan bersentuhan menggapai Ridho-Nya.
📚 Artikel Terkait
(Bogor, 21 Desember 2024)
Rd. Ace Sumanta
Lahir, Bogor 13 Februari 1966. Di Bogor terkenal sebagai Budayawan dan sastrawan yang telah menulis di 107 buku sastra, novel, cerpen, antologi puisi dll tulisan artikel.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





