By Lina Zulaini
Dengan kata aku mengingatmu
Dengan senyum aku merindumu
Dengan penuh cita aku mengharapmu kembali
Tapak langkah jadi saksi
Posturmu yang tak lagi belia
Senyum itu tersembunyi di balik keriput
Menyeka keringat yang membasahi rangka yang mulai renta
Berganti tahun tak pernah putus asa
Memberi mutiara untuk para pewarismu
Menyamar jadi pahlawan untuk rakyat kecilmu
Murka, selalu terbenam di tabir senyum itu
Menyerah, satu hal keji yang kau benci
Tujuan hidupmu, agar putra putrimu hidup
February 2015
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















