• Latest

Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis

Desember 14, 2024
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Banda Aceh | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis

Redaksi by Redaksi
Desember 14, 2024
in Banda Aceh, FEBI, Pendidikan, POTRET Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Mauliana

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

Baca Juga

cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - 5de97004 0731 46d3 b7a2 38575dadc077 | Banda Aceh | Potret Online

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

 

Warung kopi SMEA Premiun Prada, Banda Aceh, adalah salah satu warung kopi yang sangat ramai dikunjungi para penikmat kopi dan kuliner di kawasan ini. Dalam keramaian pengunjung, penikmat kopi dan kuliner itu, tampak seorang gadis kecil yang berusia 10 tahun sedang mengemis dengan bermodalkan microfon kecil. Ia selalu tergantung di lehernya, sambil melantunkan lagu anak-anak dan juga selawatan dari satu meja ke meja lain, untuk dapat menarik perhatian setiap orang.

Ternyata, dalam melakukan aktivitas mengemis, dia mengemis setiap hari dengan lokasi yang berbeda-beda. Wajar pula banyak orang yang mengenal ya. Jadi, bukan hal baru lagi, jika orang yang bekerja di sana sudah mengenalinya dikarenakan sifatnya yang ceria. Ketika kita tanya mengapa ia mengemis, jawabannya sama dengan pengemis -pengemis lain yang sudah dewasa dan tua, karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit.

Itulah alasan klasik setiap pengemis.Selalu, keterbatasan  ekomomi yan mengakibatkan ketidakmampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi untuk  biaya pendidikan, kalau tidak mengemis, ia sempat putus sekolah karena kurangnya biaya. Selain itu, ia juga mempunyai seorang abang yang tengah menempuh pendidikan di tingkat SMP yang mambuat pengeluaran lebih besar. Maka, dari hasil mengemisnya yang  ia dapat sekitar Rp100.000 dalam sehari cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga. Ia juga mengatakan ibunya juga memulung barang bekas untuk di jual untuk menambah pendapatan.

Di tengah kesibukan anak- anak usianya bermain dengan teman seusianya, gadis kecil ini harus meengemis agar dapat membantu kebutuhan ekonomi keluarganya, bahkan tidak ada kata lelah yang terpancar di raut mukanya yang harus mengemis dengan berpindah-pindah tempat.

Banyaknya anak-anak yang mengemis dan harus mengemis, karena alasan membantu orangtua, merupakan fenomena gunung es, yang sesungguhnya membahayakan kehidupan anak-anak. Untuk saat ini, kita merasa prihatin menyaksikan anak-anak sekecil mereka harus bekerja keras dengan cara meminta-minta. Oleh sebab itu, kondisi ini harus segera dicari upaya penyelesaiannya.

Nah, untuk mengatasi banyaknya pengemis dari kalangan anak-anak di bawah umur, pemerintah harus menyelidiki lebih lanjut, menemukan akar permasalahan yang dialami oleh mereka.  Setelah menemukan akar masalah, pemerintah dapat mengembangkan program-program yang dapat membantu anak-anak dalam mendapatkan hak -hak mereka dari negara sebagaimana diatur dalam undang -undang dasar 1945 dan aturan hukum yang berlaku, baik dalam konteks lokal, nasional maupun konvensi internasional yang menjamin hak-hak anak, seperti hak untuk tumbuh dan berkembang, perlindungan dan sebagainya, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan dan lain.  Oleh sebab itu, program beasiswa kepada anak-anak miskin dan kurang mampu, harus bisa menjamin akses pendidikan bagi mereka.

Kemudian, agar mereka tidak kembali lagi ke jalan, meminta-minta, pemerintah harus melakukan banyak program pemberdayaan ekonomi keluarga para pengemis.

Selain pemerintahan,  kita sebagai masyarakat juga mempunyai tanggung jawab terhadap orang miskin dan pengemis. Masyarakat juga harus turun tangan secara bersama membantu mereka yang karena terpaksa atau sudah bergantung hidup dari mengemis.

ADVERTISEMENT

Masyagakat harus mengubah pola pemberian bantuan kepada para pengemis. Misalnya tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi dalam bentuk lain. Bisa dalam bentuk makanan, pakaian dan juga perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Bisa pula lewat lembaga-lembaga sosial yang bekerja untuk kelompok marginal.

Kiranya, dengan adanya dukungan dari semua  pihak secara tepat dan bersama, menyamakan pandangan dan tindakan terhadap para pengemis, terutama kepada anak-anak yang diseret orangtua untuk mengemis, maka bantuan tersebut akan bisa menyelesaikan akar masalah pengemis di kota dengan baik. Cara-cara seperti ini akan dapat  meningkatkan kesadaran dan nilai percaya diri mereka  untuk terus berusaha agar dapat mengubah nasib ke. depannya menjadi lebih baik.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Tags: #pengemisanak jalanan
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - aad959cb c834 488b 8ba6 51031d595119 1 | Banda Aceh | Potret Online
Aceh

Ia Penyandang Disabilitas

Desember 30, 2024
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - 60d70ca2 fde1 4f04 8713 656c2524843d scaled | Banda Aceh | Potret Online
Banda Aceh

Perempuan – Perempuan Yang Terseret ke Dunia Pengemis

Desember 28, 2024
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - 18606a95 30ad 49bc a0c9 124c4433a1fe scaled 1 | Banda Aceh | Potret Online
Essay

POTRET Senja di SPBU Lamnyong

Desember 27, 2024
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - f8242345 a197 4e05 ad4d 1ca550d8e830 | Banda Aceh | Potret Online
Aceh

Harapan di Pinggir Jalan: Fenomena Anak Jalanan Banda Aceh

Desember 22, 2024
Next Post
Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis - d0c5499e 7dfa 4920 bcde 3dfbad94b44f | Banda Aceh | Potret Online

Pengemis, Antara Profesi dan Kondisi Kemiskinan?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com