Artikel

Perahu dari Papan Tulis

Oleh Redaksi
December 12, 2025
0

Karya Hamdani Mulya Hujan deras yang mengguyur Aceh Utara selama beberapa hari telah menyebabkan Sungai Krueng Pase meluap, membanjiri desa-desa...

Baca SelengkapnyaDetails
BENGKEL OPINI RAKyat
#Sumatera Utara

Ketika Negara Membiarkan Rakyat Tenggelam

Oleh Dayan Abdurrahman
December 12, 2025
0

Oleh Dayan Abdurrahman Banjir bandang yang melanda Sumatera dalam beberapa pekan terakhir bukan sekadar bencana alam; ia adalah potret gelap...

Baca SelengkapnyaDetails
Artikel

Lima Sajak Pilihan Indonesia Darurat Korupsi

Oleh Redaksi
December 11, 2025
0

Pulo Lasman Simanjutak SASTRA Sambut Hari Antikorupsi Sedunia, Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Menulis Lima Sajak Pilihan 'Indonesia Darurat Korupsi' JAKARTA-...

Baca SelengkapnyaDetails
Aceh

Bencana Alam atau Pembiaraan Negara?

Oleh Azharsyah Ibrahim
December 11, 2025
0

Oleh: Prof. Dr. Azharsyah Ibrahim, S.E.Ak., M.S.O.M.* Banjir bandang yang menghantam Pulau Sumatra pada penghujung November 2025 lalu bukan sekadar peristiwa...

Baca SelengkapnyaDetails
  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Menyamakan Pikiran dan Tindakan Terhadap Masalah Pengemis

RedaksiOleh Redaksi
December 14, 2024
Tags: #pengemisanak jalanan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Mauliana

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

 

Warung kopi SMEA Premiun Prada, Banda Aceh, adalah salah satu warung kopi yang sangat ramai dikunjungi para penikmat kopi dan kuliner di kawasan ini. Dalam keramaian pengunjung, penikmat kopi dan kuliner itu, tampak seorang gadis kecil yang berusia 10 tahun sedang mengemis dengan bermodalkan microfon kecil. Ia selalu tergantung di lehernya, sambil melantunkan lagu anak-anak dan juga selawatan dari satu meja ke meja lain, untuk dapat menarik perhatian setiap orang.

Ternyata, dalam melakukan aktivitas mengemis, dia mengemis setiap hari dengan lokasi yang berbeda-beda. Wajar pula banyak orang yang mengenal ya. Jadi, bukan hal baru lagi, jika orang yang bekerja di sana sudah mengenalinya dikarenakan sifatnya yang ceria. Ketika kita tanya mengapa ia mengemis, jawabannya sama dengan pengemis -pengemis lain yang sudah dewasa dan tua, karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit.

Itulah alasan klasik setiap pengemis.Selalu, keterbatasan  ekomomi yan mengakibatkan ketidakmampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi untuk  biaya pendidikan, kalau tidak mengemis, ia sempat putus sekolah karena kurangnya biaya. Selain itu, ia juga mempunyai seorang abang yang tengah menempuh pendidikan di tingkat SMP yang mambuat pengeluaran lebih besar. Maka, dari hasil mengemisnya yang  ia dapat sekitar Rp100.000 dalam sehari cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga. Ia juga mengatakan ibunya juga memulung barang bekas untuk di jual untuk menambah pendapatan.

📚 Artikel Terkait

1.869 Warga Ajukan Membuat Akta Kematian

Kuliah Peraturan Jabatan dan Etika Profesi Notaris serta PPAT Yang Inspiratif

SLB YBSM Banda Aceh Gelar Family Gathering di Pantai Lampu’uk

Profesor

Di tengah kesibukan anak- anak usianya bermain dengan teman seusianya, gadis kecil ini harus meengemis agar dapat membantu kebutuhan ekonomi keluarganya, bahkan tidak ada kata lelah yang terpancar di raut mukanya yang harus mengemis dengan berpindah-pindah tempat.

Banyaknya anak-anak yang mengemis dan harus mengemis, karena alasan membantu orangtua, merupakan fenomena gunung es, yang sesungguhnya membahayakan kehidupan anak-anak. Untuk saat ini, kita merasa prihatin menyaksikan anak-anak sekecil mereka harus bekerja keras dengan cara meminta-minta. Oleh sebab itu, kondisi ini harus segera dicari upaya penyelesaiannya.

Nah, untuk mengatasi banyaknya pengemis dari kalangan anak-anak di bawah umur, pemerintah harus menyelidiki lebih lanjut, menemukan akar permasalahan yang dialami oleh mereka.  Setelah menemukan akar masalah, pemerintah dapat mengembangkan program-program yang dapat membantu anak-anak dalam mendapatkan hak -hak mereka dari negara sebagaimana diatur dalam undang -undang dasar 1945 dan aturan hukum yang berlaku, baik dalam konteks lokal, nasional maupun konvensi internasional yang menjamin hak-hak anak, seperti hak untuk tumbuh dan berkembang, perlindungan dan sebagainya, termasuk hak atas pendidikan, kesehatan dan lain.  Oleh sebab itu, program beasiswa kepada anak-anak miskin dan kurang mampu, harus bisa menjamin akses pendidikan bagi mereka.

Kemudian, agar mereka tidak kembali lagi ke jalan, meminta-minta, pemerintah harus melakukan banyak program pemberdayaan ekonomi keluarga para pengemis.

Selain pemerintahan,  kita sebagai masyarakat juga mempunyai tanggung jawab terhadap orang miskin dan pengemis. Masyarakat juga harus turun tangan secara bersama membantu mereka yang karena terpaksa atau sudah bergantung hidup dari mengemis.

Masyagakat harus mengubah pola pemberian bantuan kepada para pengemis. Misalnya tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi dalam bentuk lain. Bisa dalam bentuk makanan, pakaian dan juga perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Bisa pula lewat lembaga-lembaga sosial yang bekerja untuk kelompok marginal.

Kiranya, dengan adanya dukungan dari semua  pihak secara tepat dan bersama, menyamakan pandangan dan tindakan terhadap para pengemis, terutama kepada anak-anak yang diseret orangtua untuk mengemis, maka bantuan tersebut akan bisa menyelesaikan akar masalah pengemis di kota dengan baik. Cara-cara seperti ini akan dapat  meningkatkan kesadaran dan nilai percaya diri mereka  untuk terus berusaha agar dapat mengubah nasib ke. depannya menjadi lebih baik.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 74x dibaca (7 hari)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2 Oct 2025 • 51x dibaca (7 hari)
Hancurnya Sebuah Kemewahan
Hancurnya Sebuah Kemewahan
28 Feb 2025 • 51x dibaca (7 hari)
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
29 Nov 2025 • 49x dibaca (7 hari)
Bencana Alam atau Pembiaraan Negara?
Bencana Alam atau Pembiaraan Negara?
11 Dec 2025 • 46x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #pengemisanak jalanan
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025
#Sumatera Utara

Sengketa Terpelihara

Oleh Tabrani YunisJune 5, 2025
Puisi

Eleği Negeriku  Yang Gelap Gulita

Oleh Tabrani YunisJune 3, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oleh Redaksi
October 7, 2025
Postingan Selanjutnya
Pengemis, Antara Profesi dan Kondisi Kemiskinan?

Pengemis, Antara Profesi dan Kondisi Kemiskinan?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00