HABA Mangat

Kabar Redaksi

Tema Lomba Menulis Bulan Februari

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Tema Lomba Menulis Bulan Februari

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Membangun Bangsa dan Negara Indonesia Dengan Etika, Moral dan Akhlak Mulia

Redaksi by Redaksi
Desember 7, 2024
in akhlak, Civic Education, Esai, Kajian
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Jacob Ereste

Tidak adanya etika dalam politik, praktik ekonomi, maupun dalam pelaksanaan hukum dan interaksi sosial bermasyarakat hari ini di Indonesia telah menyebabkan kacau dan rusaknya budaya bangsa yang mengagungkan diri sebagai negara yang berlandaskan hukum dan tata krama yang baik dan mulia.

Baca Juga

Buka Bersama HVM Mengubah Cara Saya Membaca Sejarah

Buka Bersama HVM Mengubah Cara Saya Membaca Sejarah

Maret 19, 2026
Tadarus Warna, Tubuh, Dan Kata: Merayakan Karya Sebagai Jalan Pulang Kemanusiaan

Tadarus Warna, Tubuh, Dan Kata: Merayakan Karya Sebagai Jalan Pulang Kemanusiaan

Maret 18, 2026

Separuh Nafas Untuk Paruh Waktu

Maret 17, 2026

Semua rambu politik, ekonomi, hukum dan budaya yang santun serta harus ditaati sudah diterabas sekehendak hati untuk meraih keinginan demi dan untuk kepuasan diri sendiri, tanpa hirau pada kepentingan maupun hak orang lain.

ADVERTISEMENT

Tiadanya etika dan moral ini semakin membuat sikap yang semakin buas untuk memenuhi hasrat diri pribadi, utamanya bagi pejabat publik yang seharusnya wajib memberikan pelayanan serta perlindungan bagi warga masyarakat. Akibatnya, perilaku korup, hipokrit dan khianat semakin menakutkan dan membuat rakyat semakin menderita.

Karena itu, agar adanya keseimbangan atau bahkan semacam pihak pengontrol, GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) mendesak pemerintah menghidupkan kembali keberadaan Dewan Pertimbangan Agung. Fungsinya sebagai penyeimbang sekaligus memiliki fungsi kontrol terhadap semua institusi pemerintah termasuk presiden, agar tidak melakukan kebijakan dan pelaksanaan program semaunya sendiri, tanpa menimbang kepentingan utama demi dan untuk rakyat.

Pada dasarnya pejabat publik itu adalah abdi negara yang harus dan wajib mengurus segenap kepentingan dan keperluan rakyat. Karena kedaulatan harus tetap berada dalam genggaman rakyat. Maka itu etos pengabdian serta pelayanan untuk rakyat menjadi hal yang utama. Karena semua yang hendak dilakukan harus mendapatkan persetujuan dari rakyat. Celakanya, DPR dan MPR RI yang harus dan wajib mengekspresikan suara dan aspirasi rakyat, tidak lagi dapat diharapkan, lantaran mereka lebih cenderung mengutamakan tugas yang dibebankan oleh partai, atau cuma memperjuangkan kepentingan serta hasrat pribadi mereka masing-masing.

Atas dasar semua itu, maka untuk membenahi perilaku politik, tidak bisa diserahkan kepada politikus, maupun para ahli politik. Yang bobrok itu bukan masalah politik dan ekonomi, tetapi kebobrokan itu ada pada etika dan moral para pelakunya. Ibarat tukang cukur, mana mungkin bisa diharap mampu mencukur dirinya sendiri.

Jadi memang yang pantas dan patut melakukan pengawasan dan memberikan pertimbangan untuk aparatur pemerintah adalah para tokoh dari semua agama yang ada serta masyarakat adat dan ketaton yang selama ini tidak diajak ikut memberikan kontribusinya yang relevan dan mumpuni tentang etika, moral dan akhlak mulia manusia yang harus tetap terjaga serta menjaga harkat dan martabat manusia yang luhur, tidak nista dan terhina.

Fungsi dan peran Dewan Pertimbangan Agung, bisa diperluas hingga ada di semua daerah dengan tugas utama memberi pertimbangan, saran serta memberi merekomendasi untuk suatu rencana atau sebuah kebijakan atau keputusan yang dianggap penting dan krusial bagi dan untuk kepentingan rakyat.

Oleh karena itu, untuk kesempurnaan tata kelola pemerintah yang baik,  melakukan pembenaran, perbaikan dan kesempurnaan pelaksanaan tata pemerintahan perlu dilengkapi dengan Dewan Pertimbangan Agung atau Dewan Pertimbangan Presiden yang meliputi seluruh instalasi pembantu di semua tingkatan. Ini dimaksudkan agar dapat selalu dikontrol dan diarahkan untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang baik dan benar dengan etika, moral dan akhlak manusia yang mulia.

 

Banten, 31 Oktober 2024

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 224x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 217x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 185x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 167x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?
# Koruptor

Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Maret 20, 2026
Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh
#Korban Bencana

Niat Bertugas di Daerah Bencana itu Terwujud 

Maret 20, 2026
Nofri Qosdiansyah Sukses Menembus Panggung Global
#Sosok

Nofri Qosdiansyah Sukses Menembus Panggung Global

Maret 20, 2026
Sumpah dari Puncak  Meratus
Artikel

Sumpah dari Puncak Meratus

Maret 20, 2026
Next Post
Kakek Nazar di Usia Senja

Mengungkap Sisi Gelap Pengemis di Banda Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com