POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Membongkar Lapisan Identitas: Interseksionalitas Gender, Kelas, dan Ras di Indonesia

RedaksiOleh Redaksi
November 18, 2024
Tags: #analisis#Gender
Membongkar Lapisan Identitas: Interseksionalitas Gender, Kelas, dan Ras di Indonesia
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Risky Ramadhan Azwar

Mahasiswa  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

Pemahaman tentang ketidaksetaraan gender telah mengalami evolusi signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Tidak lagi dipandang sebagai isu yang berdiri sendiri, gender kini dilihat sebagai bagian dari jejaring kompleks yang saling berkelindan dengan berbagai identitas sosial lainnya. Pendekatan ini, yang dikenal sebagai interseksionalitas, pertama kali diperkenalkan oleh Prof. Kimberley Crenshaw pada tahun 1989.

Pendekatan interseksionalitas, yang dipopulerkan oleh Prof. Kimberley Crenshaw, menyoroti pentingnya memandang isu-isu ketidakadilan dalam kerangka yang lebih luas. Di Indonesia, pemahaman ini sangat relevan, mengingat adanya beragam identitas yang saling berinteraksi. Misalnya, perempuan dari kelompok minoritas etnis, sering kali mengalami diskriminasi yang lebih kompleks dibandingkan dengan perempuan dari kelompok mayoritas.

Hasil dari interaksi ini menciptakan pengalaman diskriminasi yang unik dan berlapis. Pendekatan GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) muncul sebagai respons terhadap kompleksitas ini. Pendekatan ini menekankan pentingnya mengidentifikasi dan mengatasi prasangka negatif yang ditujukan kepada kelompok-kelompok rentan dengan berbagai lapisan kerentanan yang dimilikinya. Prinsip “tidak ada yang tertinggal” (leave no one behind) menjadi landasan dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.

📚 Artikel Terkait

Democratic Policing, Regresi Demokrasi dan Reformasi Polri

Dunia Dongeng

Bulan Rajab Sebagai Momentum Refleksi Diri dan Tingkatkan Kualitas Diri

Pembelian Impulsif: Godaan Era Digital

Untuk mencapai keadilan dan kesetaraan yang substansial, diperlukan kebijakan yang mempertimbangkan interseksionalitas ini. Kebijakan afirmasi harus dirancang dengan mempertimbangkan berbagai lapisan identitas dan kerentanan yang dimiliki setiap kelompok masyarakat. Pengakuan terhadap keberpihakan dan penghapusan segala bentuk hambatan menjadi kunci dalam mewujudkan inklusi sosial yang bermakna.

Pemahaman tentang interseksionalitas ini penting dalam konteks Indonesia yang memiliki keragaman identitas yang sangat kaya. Tanpa mempertimbangkan kompleksitas ini, upaya mencapai kesetaraan gender berisiko mengabaikan realitas pengalaman kelompok-kelompok yang paling rentan dalam masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan ketidaksetaraan di Indonesia, pendekatan interseksional membantu kita memahami bahwa solusi yang efektif harus mempertimbangkan keberagaman identitas dan pengalaman. Hanya dengan memahami dan mengatasi kompleksitas ini, kita dapat bergerak menuju masyarakat yang lebih adil dan inklusif bagi semua.

Membongkar lapisan identitas melalui pendekatan interseksionalitas akan membantu kita memahami dinamika kompleks yang ada dalam masyarakat Indonesia. Dengan mengakui dan menghormati keberagaman identitas, kita dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih adil dan setara bagi semua.Mitigasi dan kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak. Dengan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan dalam menghadapi bencana, kita dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa ketika bencana terjadi.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Tags: #analisis#Gender
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

SMKN Sultan Daulat Budidayakan Labu Madu Super, Ini Kendalanya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00