HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Alkhair Aljohore@

Johor, Malaysia

Redaksi by Redaksi
November 12, 2024
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

“Aku melalui fasa zaman banyak penyakit

dan banyak pesakit”
Di persimpangan waktu, langkahku terhenti,
Dalam kaca dunia, nampak wajah sepi.
Penyakit meraja, jiwa yang tertekan,
Seakan jiwa gersang yang mati terkulai.
Pesakit jiwa berjalan di kaki lima,
Fikiran berbalah, jiwa terkurung dalam dilemma,
Koruptor bersembunyi di balik senyuman,
Ketulusan hanya bayangan di hadapan nafsu
kemanusiaan.
Caci maki menjadi irama kehidupan,
Debat bersengketa tanpa kesudahan.
Di antara mereka, aristokrat dan agamawan,
Mengemukakan hujah tanpa pemahaman.
Namun, di dalam kebisingan, aku bertanya,
Adakah semua ini hanya ilusi semata?
Sajak ini , sebuah kritikan,
bukan hanya tulisanku,
Menyoal hati nurani,
mencari maksud yang hakiki.
Alkhair Aljohore@
4.11.24

Baca Juga

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

Maret 14, 2026
Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

Maret 14, 2026
Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Maret 10, 2026

Metafora Keterasingan

Di lautan kata, aku terdampar,
Penyakit jiwa, badai yang menggulung perasaan.
Koruptor seperti ikan berkaki dua,
Menjarah khazanah, menata laba dengan nafsunya.
Debat berapi, bagaikan ombak yang menggulung,
Menghempas ke pantai, tak pernah merunduk.
Di antara lafaz, aristokrat bersembunyi,
Menangkap momen, menakluk jiwa yang kehilangan
diri.
Caci maki, peluru tanpa ampun,
Menghancurkan persaudaraan, memadamkan kedamaian
Agamawan berpara di atas jeriji
Berharap pada langit, namun bisu tanpa suara.
Aku, si penulis jalang, terus menari,
Menggunakan metafora untuk menyentuh hati,
Di setiap bait, kuharapkan keajaiban,
Memecahkan kebisuan, menjernihkan ilusi ini.
Jangan biarkan agamawan dan aristorat menjadi Tuhan

ADVERTISEMENT

Alkhair Aljohore@
4.11.2

Kutulis, lukis, nyanyi, sajak dan puisi
demi cintaku pada semesta alam”
Di bawah langit bintang, aku kutulis puisi,
Tentang kasih yang bersemi, megah bagai mentari,
Langit menjadi kanvas, hatiku melukis berani,
Tiada ragu, lihatlah, semesta berseri,
Cintaku padamu kasih,
bagaikan jiwa yang bersatu.
Kau lihat, angin berbisik lembut,
Menggoda dedaunan menari riang,
Bulan tersenyum, cahaya temaram*
,
Mendengar lagu burung bercinta,
Di hening malam, alam merindu,
Rembulan menggelitik jiwa,
Mewarnai malam, mimpi jadi nyata,
Bagai hatiku yang kau sentuh,
Kau, bintang yang membimbing jalan,
Semesta ini, saksi bisu kita,
Merajut cinta dalam nada, tak terpisah.
Alkhair Aljohore@
5.11.24

Tentang Pemuisi

ALKHAIR ALJOHORE, Graduan perakaunan dari Universiti Teknologi MARA (Uitm),
Shah Alam ,Selangor. Pernah berkhidmat dengan UDA, MARA dan BANK ISLAM
MALAYSIA BERHAD, dalam bidang pengurusan dan perbankan.
Aktivis seni sastera, telah mengikuti banyak buku Antologi sajak, lebih kurang 21 buah buku. dan telah terbitkan sepuloh
(11) buku solo – ber serta ISBN, dari tahun 2021-24;

1.Demi Cinta-ISBN 978-967 28234-6-cetakan pertama
Ogos 21
2.Dialektika umat Melayu-ISBN 978 967 2823-55-1-
cetakan pertama Nov.21
3.Metamorfosis seorang insan-ISBN 978 967 25800-6-5-
cetakan pertama Ogos 23
4.Terbang alah burung Terbang-ISBN 978 967 25800-9-6-
cetakan pertama Dis.23
5.Demi Cintaku-ISBN 978 629 98709-5-1-cetakan pertama
Jan.24
6.Al Quran seumpama petak-petak yang hidup-ISBN 978
6297670-05-6-cetakan pertama Mei.24
7.Senandung Sufi-ISBN 978-629-7670-09-6-cetakan
pertama Jun.24
8.Rejuvenasi Minda Melayu-ISBN 978-629-7670-11-9-
cetakan pertama Julai 24
9.Lukisan hati-ISBN-978-629-7670-12-6-
cetakan pertama Ogos 24
10.Maestro sang Pencinta -ISBN 978-629-7670-14-0
11.Suara dari Langit -ISBN 978629 767-19-5
5
Pernah ikut Antologi puisi Asean ;
DOA UNTUK BANGSA,@ Nov.21:
penghantar Prof.Dr.Bahrullah Akbar,MBA
-penggagas : Asrizal Nur (PERRUAS)
Sajak-sajak ke Majalah Elipsis –Sumatera Barat
Riausastra, Potretonline Kota Acheh,
LintasGayo,Kuta Acheh ,Alamtara.com Kota Mataram,
Kansnews-media Jogja
Allpoetry,Las Vegas USA, dan ourpoetryarchive,
Arts Council ,Garfield,Weston,England.
AhliSeumurhidup (ASH) KaryawanPerak , no.345
Ahli PENA (Persatuan Penulis Nasional) , #AB2024010
Karyawan PEMUISI Nasional Malaysia
___________________________________
Nama penuh : Mohamad Khair bin Maskan
Email : khairmaskan12@gmail.com
Hp.No : 019 3445744
6

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 288x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 266x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 181x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 153x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Esai

Separuh Nafas Untuk Paruh Waktu

Maret 17, 2026
Di Antara Idealisme dan Honorarium: Potret Memalukan dalam Praktik Kolegalitas Akademik
# Ironi

Di Antara Idealisme dan Honorarium: Potret Memalukan dalam Praktik Kolegalitas Akademik

Maret 17, 2026
#Ekonomi

Malioboro Yang Rapi, Tapi Hampa

Maret 16, 2026
Sekolah Korban Bencana Ekologis
#Korban Bencana

Sekolah Korban Bencana Ekologis

Maret 16, 2026
Next Post
Di Balik Piring dan Gemericik Air

Di Balik Piring dan Gemericik Air

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com