Diamuk Rindu

Januari 2024
Oleh: Redaksi

Oleh Tabrani Yunis

 

Wahai kekasihku

Tlah berwindu -windu berlalu

Cinta  dan rindu masih menggebu

Andak kau ada di sini

Kan kurebahkan diri

di pelukanmu

Kau dengarkah ada yang menderu deru

Bergemuruh rindu  nan menggebu

Kini, kau dan aku siapa nan menyimpan haru

hanya aku yang tahu

Cinta itu kian mengharu biru

Entah berapa windu tlah berlalu

Belum pula ada cahaya biru

Menerangi rasa kangen di hulu kalbu

Walau begitu lekat di mata hatiku

Akü terus diamuk rindu

Dihempas ombak dan gelombang semu

Entah kapan bisa bertemu

Mengobati kalbu yang penuh debu

Terlalu berat rindu di bahu

Kadang hati dibalut cemburu

Aku ingin kau hadir membunuh rindu

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist