Rimbun Daun
Dik,
Kemarilah duduk sejenak
Ada yang belum usai kau urai
tentang rimbun daun
dalam elegi yang kau lantun
tak kutemukan siapa yang mematahkan ranting-ranting
hanya daun nan luruh
menutupi tubuh lusuh
ceritakanlah sejenak
walau kelam menusuk kalbu
Walau malam tak pernah membiru
Aku hanya ingin tahu
semua itu
Tulus Tak Tulus
Ketika tulus, tak tulus
jangan katakan aku mencintaimu, kalau bibirmu terus mencibir
jangan katakan aku menyayangimu, kalau hatimu terus mendua
jangan katakan aku merindukanmu, kalau matamu lekang dariku
jangan katakan aku milikmu, kalau langkahmu meninggalkanku
katakan saja, bahwa aku memang bukan untukmu
Inilah aku, ketika tulus tak tulus
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 331x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 327x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















