HABA Mangat

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Lomba Menulis Agustus 2025

Juli 31, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Dunia Tidak Butuh Kesalehanmu

Redaksi by Redaksi
Mei 4, 2021
in Bingkai Utama, POTRET Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Baca Juga

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

Maret 14, 2026
Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

Maret 14, 2026
Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Maret 10, 2026

 Oleh Satria Dharma

Betul sekali…! Jangan GR…! Dunia ini tidak butuh dengan iman atau pun kesalehanmu. Dunia ini tidak peduli apakah Anda beriman pada Tuhan atau tidak. Dunia tidak peduli Anda beriman pada Tuhan yang satu atau pada ribuan dewa. Dunia tidak punya urusan dengan itu. Anda yang membutuhkan iman tersebut. Dunia dan bahkan tetanggamu pun tidak. Jadi tolong jangan GR bahwa dunia perlu tahu betapa taatnya Anda pada agama, betapa Anda berpuasa Senin dan Kamis, betapa Anda berdzikir panjang dengan penuh kekhusyukan, betapa Anda salat tahajud setiap malam, berapa juz Alquran yang sudah Anda hafal, berapa kali Anda naik haji dan umrah. Tidak…! Dunia sama sekali tidak membutuhkan itu semua darimu. Yang dunia butuhkan darimu adalah IMPLEMENTASI dari imanmu, BUAH dari imanmu. Yang dunia butuhkan darimu adalah PERBUATAN BAIKMU terhadap sesama. Dunia membutuhkan KEBERMANFAATANMU pada dunia dan pada sesama. Iman dan ritual ibadah pribadimu itu simpan saja rapat-rapat dan tidak perlu Anda tunjukkan pada siapa pun karena tak seorang pun membutuhkannya. ?

Dunia lebih peduli dan butuh pada senyummu pada anak, istri, dan tetangga ketimbang salat malammu yang banyak rakaat itu. Dunia lebih butuh dan peduli pada kata-kata lembut dan menghiburmu pada orang-orang disekitarmu yang membutuhkan penguatan mental ketimbang dzikirmu yang panjang setelah salat itu. Dunia lebih membutuhkan uluran tanganmu membantu RT membersihkan got dan saluran air di sekitarmu ketimbang hafalan ayatmu. Dunia lebih membutuhkan uang sedekahmu untuk membantu tetangga yang kelaparan ketimbang menghias masjid dengan ornamen baru.

Jadi saya ulangi lagi…

Orang-orang di sekitar kita tidak memerlukan agama atau kesalehan kita. Apakah kita beriman atau tidak, apakah kita melaksanakan sholat atau tidak, sudah haji atau belum, puasa Senin-Kamis atau tidak, sholat tahajud dan ngaji rutin atau tidak, dlsb yang berhubungan dengan ibadah pribadi kita dengan Tuhan itu semua TIDAK DIPERLUKAN oleh teman, tetangga, dan bahkan keluarga terdekat kita sekali pun. It has nothing to do with them. Apa yang mereka butuhkan dari kita adalah SIKAP, PRILAKU, DAN TINDAKAN kita yang mencerminkan buah dari iman kita.

Jadi saya rasa kita tidak perlu menunjukkan kepada siapa pun seberapa saleh kita pada Tuhan. Jika bisa rahasiakan hubungan istimewa Anda denganNya karena kadang atau bahkan seringkali terbersit keinginan kita untuk menunjuk-nunjukkan kesalehan kita padahal itu samasekali tidak dibutuhkan oleh orang lain dan justru akan menggugurkan kedekatan kita pada Tuhan. Gak penting amat…! Sebaliknya, kita justru harus menunjukkan sikap, prilaku, dan tindakan kita yang islami dan berlandaskan akhlaqul karimah pada orang-orang di sekitar kita. Itu yang mereka butuhkan dari kita. Anak, istri, keluarga, teman, tetangga, dan siapa saja yang kita temui perlu mendapatkan manisnya BUAH IMAN kita. Iman itu seharusnya sesuatu yang Anda yakini, sampaikan, dan lakukan. Jadi jika Anda selalu berbuat baik pada orang lain (tidak peduli beragama apa pun Anda atau bahkan tidak beragama sekali pun) maka itu berarti Anda mengimani perbuatan baik bagi orang lain. Sebaliknya, jika Anda selalu melontarkan kebencian pada orang-orang tertentu maka sebenarnya itulah yang Anda imani. Anda percaya bahwa itulah yang baik menurut Anda. Seperti kata Gus Dur, “Jika engkau berbuat baik maka orang tidak akan bertanya apa agamamu.” Seperti sabda Nabi, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (lain)”. Sebaliknya Islam sangat mencela seseorang yang berbuat keburukan terhadap orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Hai Aisyah, sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang yang dihindari oleh manusia karena takut kejelekannya.” (HR Muslim, hadits no 4693). Dalam hadits tersebut Nabi SAW mengkategorikan orang yang dihindari orang lain karena kekejiannya sebagai manusia yang paling buruk. Artinya, orang yang tidak peduli terhadap orang lain, bersikap negatif dan berperangai buruk terhadap orang lain merupakan manusia terburuk di muka bumi, meskipun ia adalah ahli salat dan suka beribadah mahdhah.

Jadi simpan saja agama dan kesalehanmu untuk dirimu sendiri tapi bagikanlah buah dan keindahan dari keimananmu pada semua orang di sekitarmu. ?

Surabaya, 4 Mei 2021

Satria Dharma

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 257x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 237x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 191x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 162x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 132x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

#Ekonomi

Malioboro Yang Rapi, Tapi Hampa

Maret 16, 2026
Sekolah Korban Bencana Ekologis
#Korban Bencana

Sekolah Korban Bencana Ekologis

Maret 16, 2026
Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa
#Perempuan Hebat

Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Maret 16, 2026
# Ironi

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 16, 2026
Next Post

PC IMM Aceh Besar Hadirkan Kembali Kegiatan Diksuswati

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com