POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pesan Kak Cut

RedaksiOleh Redaksi
November 9, 2022
Hujan Rindu
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Don Jakayamani

Sore itu peserta diskusi ilmiah KDI sedikit terlambat. Pemateri, Cut Safriana lebih dahulu tiba. Saya berkesempatan ngobrol banyak meski belum kenal sebelumnya. Obrolan dimulai di depan Gerobak, berlanjut sampai ke ruang diskusi.

Obrolan ringan dimulai dengan riwayat beliau semasa berorganisasi. Dilanjutkan studi dan karir beliau di pemerintahan. Layaknya dialog dua arah, kak Cut mulai bertanya soal KDI (Komunitas Diskusi Ilmiah).

Setelah memaparkan awal kenapa hadir KDI, latar filosofis dan tujuan, Kak Cut berpesan, “Diskusi harus diikuti eksekusi”. Saya diam sejenak, sambil mengajak otak ‘jogging’. Maklum, sudah lama otak mengalami ‘obesitas’, setidaknya 2 tahun otak tidak berinteraksi dengan beragam opini dan berita di media massa.

📚 Artikel Terkait

Ada Cinta-Nya di Balik Kejadian

Ayah

Baru Dilantik, Gubernur Jabar Sudah Pecat Kepala Sekolah

Menuju Perang Dingin 2.0 dan Kekalahan Amerika Serikat?

Masa di mana saya enggan berjumpa dengan siapapun, kecuali dengan ibunda tercinta. Bahkan interaksi dengan kakak dan abang hanya terjadi ketika lebaran. Tentu saja saya tetap bersentuhan intim dengan tokoh dalam buku-buku. Tapi itu monolog, tiada diskusi nyata, hanya dialog imajiner.

Kembali soal pesan kak Cut, setelah otak ‘jogging’, beberapa literatur menyapa. Bagaimana kalau kita lakukan ini dan itu, eksekusi sebagai hasil diskusi. Pesan kak Cut ini harus dilaksanakan, menurut pandangan saya. Entah itu berupa gerakan memilah sampah dan bekerjasama dengan instansinya. Bisa juga melakukan edukasi lanjutan di sekolah-sekolah. Tentu bila terkait dengan diskusi sore itu.

Di diskusi lainnya, meski materi abstrak, sejatinya dapat dieksekusi. Misalnya ketika bang Tabrani Yunis  membahas *”Aku Menulis, Maka Aku Ada”* ini jelas dapat dieksekusi dengan menulis ringan di medianya. Materi Dr. Ramzi Adriman tentang gerakan moral, juga sangat mungkin dieksekusi teman-teman mahasiswa.

Dan materi-materi lain, termasuk materi organisatoris dan akademis. Materi yang satu ini jelas sekali dihadapi mahasiswa. Kelompok cerdas (akademis) meski melakukan eksekusi secara komunal, harus terorganisir, massif serta terencana. Jika tidak, kebenaran yang tercerai akan dikalahkan hoaks yang terorganisir. So, setelah diskusi, jangan lupa eksekusi, pesan kak Cut.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Muda, Namun Tua

Muda, Namun Tua

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00