POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Konselor Punya Masa Depan Gemilang

RedaksiOleh Redaksi
July 24, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Gebrina Rezki

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Dalam dunia perguruan tinggi, khususnya di UIN Ar-Raniry, jurusan konseling merupakan salah satu jurusan yang sepi peminat. Bahkan, ketika SBMPTN tahun 2020, hanya sekitar 20 orang saja yang berminat memasuki Program Studi Bimbingan dan Konseling.

Hal ini bisa disebabkan oleh miskonsepsi atau mispersepsi siswa/siswi sekolah yang menganggap bahwa guru Bimbingan dan Konseling adalah seorang pendidik kejam yang hanya mengurus murid-murid nakal, mencatat poin pelanggaran murid, dan merupakan suatu profesi yang sangat tidak terkenal dan tidak menjamin masa depan.

Miskonsepsi dan mispersepsi ini terjadi karena sebagian dari guru Bimbingan dan Konseling yang ditunjuk di sekolah bukan guru Bimbingan dan Konseling profesional, melainkan guru mata pelajaran lain yang ditunjuk karena tidak adanya guru Bimbingan dan Konseling di sekolah, atau juga guru Bimbingan dan Konseling tersebut bukan seseorang yang ahli, akan tetapi hanya guru Bimbingan dan Konseling dengan label sarjana konseling, yang pada masa kuliah hanya duduk, diam dan pulang. Hal- hal seperti inilah yang menyebabkan perspektif siswa terhadap konseling dan konselor semakin lama semakin keliru dan menyebabkan rendahnya peminat di jurusan Bimbingan dan Konseling.

📚 Artikel Terkait

Hening, Diam dan Sunyi

Perjuangan Yang Tak Terlupakan .

Mengapa Harus Kuliah?

Membangun Jembatan ke Dunia Kerja

Padahal jika ditelusuri lebih dalam, Program Studi Bimbingan dan Konseling merupakan salah satu jurusan yang tingkat peluang kerjanya sangat tinggi dan terjamin. Mengapa? Karena konselor masih sedikit dan sangat dibutuhkan di Indonesia, khususnya konselor yang berperan di bidang pendidikan. Bahkan, Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (Abkin) Mungin Edy Wibowo menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 129.000 guru BK, jika 1 guru mengampu 150 hingga 250 di satu sekolah. Saat ini, guru BK yang ada di Indonesia baru mencapai 33.000. Hal ini tidak sebanding dengan rasio guru jumlah guru BK jika dikaitkan dengan jumlah siswa di SMP/MTs dan SMA/MA/SMK yang mencapai 19 juta siswa. Sehingga masih dibutuhkan sekitar 96.000 Konselor yang berada di bidang pendidikan.

Besarnya peluang dan prospek kerja konselor ini seharusnya dimanfaatkan dengan baik dan benar oleh siswa/siswi yang hendak menempuh jenjang perguruan tinggi. Apalagi pada era generasi Z sekarang, teknologi industri yang berkembang pesat dan canggih dan juga pembuatan alat bantu manusia yang lebih instan daripada tenaga manusia mengakibatkan banyak orang menjadi pengangguran. Bahkan mirisnya, sebagian besar pengangguran adalah orang-orang pintar lulusan perguruan tinggi.

Profesi konselor merupakan salah satu profesi yang sangat dibutuhkan di bidang apapun. Konselor dibutuhkan di sekolah, perusahaan, kantor, rumah sakit dan masih banyak lagi. Bahkan, menurut penelitian, gaji konselor sendiri ditawarkan lumayan tinggi, konselor yang berada dalam ranah pendidikan bisa memperoleh gaji mulai 2-8 juta perbulan. Tidak hanya itu, konselor juga bisa membuka praktik konseling sendiri jika sudah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Kemajuan teknologi juga sangat membantu konselor dalam melaksanakan Konseling. Hal ini disebabkan karena Bimbingan dan Konseling bisa dilakukan tidak hanya via tatap muka saja, akan tetapi juga bisa via online melalui website dan jaringan komputer. Seorang konselor yang mempunyai keahlian dalam bidang bahasa bahkan bisa membuka praktik konseling untuk seluruh dunia melalui situs website yang ditawarkan.

Menjadi seorang Konselor tidak hanya bisa membantu banyak orang menyelesaikan masalahnya, akan tetapi akan memberikan feedback yang besar untuk diri sendiri juga. Hal ini bahkan terjadi pada diri saya sendiri, setelah menempuh 4 semester dalam program studi bimbingan dan konseling, saya merasakan sangat banyak feedback yang terjadi dalam diri saya. I know myself better. And more importantly, I feel I am worthy and deserve to be happy.

Saya berharap kepada semua pembaca tulisan ini, agar tahu bahwa profesi konseling bukan sesuatu yang menakutkan atau akan membuat kamu menjadi pengangguran, akan tetapi Konseling mampu merangkul kamu dan semua masalahmu untuk diselesaikan. So, get ready to be happy guys•‿•.  

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Tiga Pesan Paling Berharga

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00