Artikel · Potret Online

Jangan Kalah Dari Semut

Penulis Saiful Bahri
Mei 19, 2026
2 menit baca 20
IMG_1223
Foto / IlustrasiJangan Kalah Dari Semut
Disunting Oleh

Oleh Saiful Bahri

Motivator berdomisili di Jakarta 

Aku  pernah lihat semut hitam kecil mengangkat remah roti yang beratnya 10 kali badannya.  

Jatuh, dia angkat lagi. Kena angin, dia pegang lagi. Tidak ada yang menyemangati. Tidak ada yang tepuk tangan.

Aku  diam sambil  mengamati   beberapa menit.  

Dalam kepalaku  mikir: “Aku  manusia. Punya pikiran , punya kaki, punya pertimbangan, perasaan dan punya pilihan. Masa kalah dari semut makhluk sekecil itu?”

Masalahnya, banyak dari kita menyerah  bukan karena bebannya terlalu berat.  

Tapi  menyerah dan malas mikir, ada masalah sesikit sudah berhenti di tengah jalan dengan berbagai alasan sementara belim pernah kita lihat yang berhenti di tengah jalan karena gagal dia mengangkat beban dan sebagainya.  Intinya manusia menyerah karena  keburu capek memikirkan  “kapan selesainya”, “capek nggak ya”, “orang lain bagaimana ya? “kalau begini bagaimana?” bagaimana hasilnya nanti, bagus tidak ya, dan seterusnya dan seterusnya. 

Begitulah kebanyakan manusia, kadang terlalu banyak pertimbangan, sementara semut terus terjun ke lapangan dan langsung bekerja tanpa basa basi, tanpa alasan ini  dan  itu dan sukses.

Semut itu tidak  berfikir begitu.  

Dia cuma tahu satu hal: bawa makanan itu pulang. Sekarang. Sedikit demi sedikit.

Kita seharusnya juga bisa begitu,bukan? 

Target besar tidak akan selesai hari ini. Tapi kamu bisa angkat 1 remah roti hari ini.  

Besok angkat lagi. Lusa lagi dan seterusnya.

Sampai suatu hari  baru kamu sadar…  

Yang kamu kira tidak mungkin,  sudah ada di pundakmu

Jadi kalau hari ini kamu  merasa lelah dan ingin  berhenti, ingat  semut itu ia tak pernah menyerah. Orang menyerah tak  akan pernah sukses.

Kalau dia tidak  menyerah buat mengangkat remah roti, masa kamu  menyerah buat hidup mu sendiri?

Inti: Konsisten kecil setiap hari mengalahi motivasi besar yang cuma sehari.

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Saiful Bahri
Motivasinya tinggal di Jakarta
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...