• Latest
Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak

Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak

Januari 10, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Januari 10, 2026
Reading Time: 3 mins read
Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak

Kaget juga, ternyata pembukaan Proliga 2026 dimulai di Kota Pontianak, kota saya, wak. Yang membuat bangga, ada Megawati. Hari ini liga dibuka, dan kawan si ehem Nohran ini pun akan tampil. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Pontianak seperti menemukan titik pusat gravitasinya sendiri saat Proliga 2026 dibuka. Bukan kebetulan kota ini punya Tugu Khatulistiwa, karena pada momen ini, Megawati Hangestri Pertiwi berdiri persis di garis nol perhatian publik. Ke mana kamera mengarah, ke sanalah Mega berada. Di GOR Terpadu A. Yani, ia bukan sekadar opposite hitter Jakarta Pertamina Enduro, tapi poros pertandingan, seperti patok bumi yang membuat arah utara dan selatan sepakat untuk tunduk.

Megawati datang ke Proliga 2026 dengan status bintang Asia. Dua musim ia mengarungi liga Korea Selatan, sempat singgah ke Thailand dan Vietnam, terakhir di Turki, lalu pulang dengan aura matang. Smash-nya mengalir seperti Sungai Kapuas, panjang, konsisten, dan kalau sudah menghantam, tak ada yang bisa melawan arus. Jakarta Pertamina Enduro, juara bertahan Proliga, langsung menjelma seperti Istana Kadariah yang berwibawa, kokoh, dan seolah sudah tahu takdirnya akan selalu jadi pusat kekuasaan.

Proliga 2026 sendiri diikuti 12 tim, lima tim putra dan tujuh tim putri. Di sektor putra, ada Jakarta LavAni Allo Bank, Bhayangkara Presisi, Surabaya Samator, Jakarta Garuda Jaya, dan pendatang baru Medan Falcons. Mereka bertanding gagah, serius, penuh strategi, tapi jujur saja, sorotan publik lebih sering melompat ke sektor putri, tempat Megawati berdiri seperti Jembatan Kapuas, menghubungkan antusiasme penonton dan kualitas permainan.

Sektor putri diisi tujuh tim: Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta BIN, Bandung bjb Tandamata, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta Popsivo Polwan, Electric PLN, dan satu lagi kekuatan lama yang selalu siap bikin kejutan. Namun sejak Mega resmi berseragam JPE, peta persaingan berubah. Satu lompatan Mega terasa seperti orang berdiri di Water Front Pontianak saat senja, hening sejenak, lalu riuh bersamaan. Penonton berdiri, teriak, dan merasa menjadi bagian dari sejarah kecil yang sedang terjadi.

Di lapangan, Mega tenang seperti warung kopi Pontianak di pagi hari. Tidak banyak gaya, tidak banyak selebrasi. Ia mengamati, menunggu, lalu menghantam tepat sasaran. Smash-nya kadang berdentum seperti Meriam Karbit yang keras, mengejutkan, dan disambut sorak yang menggema. Lawan bukan hanya kehilangan poin, tapi kehilangan arah. Blok tinggi pun sering kali cuma jadi ornamen, seperti pagar taman yang tak menghalangi siapa pun untuk masuk.

Kompetisi Proliga 2026 akan berlangsung hingga April, digelar di beberapa kota seperti Pontianak, Medan, Bandung, dan Gresik. Namun seri pembuka di Pontianak terasa istimewa. Taman Alun Kapuas mungkin tak masuk ke dalam gor, tapi suasana kebersamaan itu terasa sama, penuh orang, penuh cerita, dan penuh kebanggaan. Kota ini seperti Tugu Digulis, diam, tapi menyimpan makna perlawanan dan keteguhan.

Di tengah semua data, tim, dan jadwal, satu hal paling jelas, Proliga 2026 punya wajah, dan wajah itu bernama Megawati. Selama ia berdiri di lapangan, pertandingan punya arah, kota punya cerita, dan penonton punya alasan untuk pulang dengan suara serak tapi hati penuh. Di Pontianak, Mega bukan sekadar pemain. Ia sudah menjadi metafora kota itu sendiri.

Aura Kasih membeli melati
Sudah kembang dinoda kuntilanak
Terima kasih buat Megawati
Sudah datang di Kota Pontianak

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 30, 2026

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

camanewak

jurnalismeyangmenyapa

JYM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Penangkapan Nicolas Maduro dan Wajah Baru Geopolitik Global

Penangkapan Nicolas Maduro dan Wajah Baru Geopolitik Global

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com