• Latest

Kekecewaan Peserta Warnai Ajang Lomba Video Konten Literasi Dispusip Pidie Jaya

September 12, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kekecewaan Peserta Warnai Ajang Lomba Video Konten Literasi Dispusip Pidie Jaya

Redaksiby Redaksi
September 12, 2025
Reading Time: 2 mins read
594
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Badawi

Ajang Lomba Video Konten Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pidie Jaya, baru-baru ini menyisakan kekecewaan bagi sebagian peserta. Meski diharapkan menjadi ruang edukatif dan apresiatif, pengumuman pemenang justru menuai tanda tanya serta kritik dari kalangan peserta.

Sejumlah peserta mengaku tidak puas dengan hasil penilaian lomba. Sebagai bentuk aspirasi, para peserta meminta pihak panitia memberikan feedback atau penjelasan atas karya sepuluh besar (Top Ten) yang berhasil masuk nominasi.

Menjawab permintaan tersebut, Dispusip Pidie Jaya kemudian mengadakan undangan terbuka kepada peserta lomba pada Rabu (10/09/2025) untuk memberikan ruang diskusi dan evaluasi dengan dewan juri. Namun, pada pelaksanaannya, forum evaluasi itu justru kembali memicu kekecewaan. Dari tiga orang dewan juri hanya satu juri yang hadir untuk memberikan masukan untuk peserta.

Lebih jauh, peserta menilai kehadiran juri tunggal itu kurang representatif, apalagi juri yang hadir kerap mengeluarkan pernyataan yang terkesan meremehkan peserta. Juri tersebut mengatakan, “kami gak asal menilai seperti kalian, kalian ini gak siap kalah, gak pernah ikut kontes nasional.” 

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Terlebih sosok juri yang hadir merupakan rekanan kerja dari pihak Dispusip. “Kami berharap mendapatkan pandangan menyeluruh dari semua dewan juri, bukan hanya dari satu orang saja. Apalagi juri yang datang merupakan partner kerja Dispusip, sehingga rawan menimbulkan kesan tidak objektif,” ungkap salah seorang peserta.

Kondisi ini membuat sejumlah peserta mengusulkan agar pada lomba-lomba berikutnya, pihak penyelenggara menghadirkan seluruh dewan juri secara lengkap, dengan latar belakang yang independen dan murni dari luar instansi, tanpa keterkaitan langsung dengan Dispusip. 

Harapannya, langkah ini akan meningkatkan kepercayaan publik, menjaga netralitas penilaian, sekaligus memberikan ruang belajar yang lebih adil dan transparan bagi para peserta.

ADVERTISEMENT

Ajang literasi seharusnya menjadi momentum memperkuat budaya membaca, menulis, dan berkreasi, bukan malah menyisakan kekecewaan. Kritik dan masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak penyelenggara sehingga kompetisi lomba kedepannya dapat berjalan lebih profesional dan akuntabel.

Penulis : Badaw

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Sejauh Mata Memandang, Sedekat Hati dengan NKRI

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com