Dengarkan Artikel
Pemerintah baru-baru ini meluncurkan dana sebesar Rp 300 juta untuk BEM dalam bentuk proyek penelitian. Secara konsep, kegiatan riset itu sah-sah saja, bahkan penting bagi pengembangan intelektual mahasiswa. Namun, yang patut disesalkan justru bukan pada nilai programnya, melainkan pada statement murahan pemerintah yang mengatakan, “lebih baik ikut proyek ini daripada demo.”
Pernyataan itu jelas bentuk pengkerdilan dan upaya membungkam mulut mahasiswa. Seolah-olah fungsi mahasiswa hanya diposisikan sebagai pekerja proyek, bukan lagi sebagai agen kontrol sosial. Pemerintah lupa, bahwa mahasiswa bukan budak anggaran yang bisa diarahkan dengan iming-iming dana. Mahasiswa lahir dari ruang kritis, bukan dari meja birokrat yang ketakutan dikritik.
Menyamakan riset dengan pengganti demo adalah logika kerdil, logika yang cacat dan logika jongkok. Riset adalah kebutuhan akademik, sementara demonstrasi adalah salah satu fungsi mahasiswa sebagai kekuatan moral, sosial, dan politik. Jika pemerintah hanya ingin mahasiswa sibuk di laboratorium tanpa boleh teriak di jalan, maka itu sama saja dengan membunuh roh perjuangan mahasiswa.
📚 Artikel Terkait
Dana riset boleh ada, tapi jangan pernah dijadikan alat barter untuk menutup mata dan mulut mahasiswa terhadap kebobrokan kebijakan. Pemerintah jangan sok suci dengan melabeli demo sebagai tindakan sia-sia. Justru lewat demo, sejarah mencatat mahasiswa mampu mengguncang rezim dan melahirkan perubahan besar.
Jadi, kalau pemerintah ingin mendorong riset, silakan. Tapi kalau statement-nya hanya sekadar untuk menyinggung “daripada demo lebih baik penelitian”, maka itu tidak lebih dari cara licik untuk meredam kritik. Dan mahasiswa yang menerima mentah-mentah narasi ini berarti dengan sadar sedang menukar idealisme dengan recehan proyek.
Demo bukan dosa. Demo adalah kontrol sosial. Pemerintah boleh kasih proyek, tapi jangan sekali-kali menjadikan uang sebagai alat untuk mengkerdilkan suara mahasiswa. Sebab idealisme tak bisa dibayar dengan anggaran.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





