POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Oli Palsu yang Menggegerkan Publik Kalbar

RedaksiOleh Redaksi
June 24, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Setiap ke bengkel, ganti oli mobil, saya tak pernah periksa atau bertanya, apakah ini asli atau palsu. Sebab, percaya sepenuhnya pada bengkel. Apalagi bengkel itu langganan. Siapa sangka, banyak bengkel menggunakan oli palsu.

Cerita palsu memang lagi marak di negeri ini. “Apa sih yang tak bisa dipalsukan di sini?” Dari ijazah sampai istri pun ada yang palsu. Maaf kalau ada yang tersinggung, tanda waras. Ada benarnya dan memang fakta soal palsu-memalsukan itu. Siapkan kopi tanpa gulanya, kita ungkap sindikat pemalsu oli yang menggegerkan publik Kalbar.

Dalam dunia penuh tipu-tipu ini. Ketika kebenaran dikemas dalam botol plastik dan dijual di pinggir jalan, oli palsu menjelma menjadi filsafat hidup paling mutakhir di Bumi Khatulistiwa. Di tanah yang masih basah oleh banjir retorika dan genangan moral, ribuan liter oli palsu ditemukan pada 20 Juni 2025. Oli itu disembunyikan rapi seperti harapan rakyat terhadap DPR, ada, tapi selalu tak terjangkau.

Lokasinya di Jalan Extrajos, Kabupaten Kubu Raya. Nama jalan ini seperti kode konspirasi Illuminati otomotif. Di sinilah para filsuf pelumas berkumpul bukan untuk berdiskusi tentang Plato dan Aristoteles, tetapi untuk menyuling tipu daya menjadi tetesan oli murahan yang licin bukan karena kualitas, tapi karena niat.

Operasi gabungan yang terdiri dari Kejaksaan, BIN, TNI, dan Polri, formasi yang lebih cocok untuk menangkap alien ketimbang menyergap drum, akhirnya menggulung operasi haram ini. Seolah-olah para aparat itu sedang menyelamatkan dunia dari kiamat mekanis. Tentu saja, media kita menyambutnya seperti pahlawan Marvel baru saja lahir, “The Avengers of Extrajos.”

Menurut Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, peredaran oli palsu ini tidak main-main. Nilainya? Rp85 miliar per bulan. Iya, betul. Bukan per tahun, bukan per reses DPR, tapi per bulan. Uang segitu kalau dikumpulkan bisa dipakai buat bangun jalan dari Pontianak sampai Pluto, kalau tak di-mark-up, tentu saja.

📚 Artikel Terkait

Agama

Ketika Dunia Terasa Terlalu Luas untuk Dipahami

Going to NewYork? Make Your Dream Happens

Cinta itu Kemurnian Hati

Tapi ini bukan sekadar perkara mesin mogok. Ini adalah soal identitas bagaimana bisa kita tahu mana yang palsu dan mana yang asli? Apakah kita benar-benar mengerti perbedaan antara pelumas sejati dan tipu daya industri? Apakah tidak mungkin selama ini kita juga… olipalsu dalam hubungan sosial?

Menurut filsafat pelumas absurd modern, ada beberapa cara membedakan oli palsu dari yang orisinal:

  1. Kode produksi harus cocok, karena dalam hidup pun, kita ingin pasangan yang cocok, bukan cuma dari luar, tapi dari tutup ke dasar.
  2. Segel utuh dan kuat, seperti komitmen. Jika mudah dibuka, berarti bukan oli, tapi mantan.
  3. Label tajam, hologram jelas, karena kebenaran itu harus terlihat walau dikaburkan glitter-glitter promosi.
  4. Aroma dan warna khas, tidak seperti cinta palsu yang aromanya sering kali bau utang.
  5. Harga jangan terlalu murah, karena kalau terlalu murah, kemungkinan besar yang kamu beli bukan pelumas, tapi mimpi rusak.
  6. Performa mesin drop? Mungkin bukan mesinnya, tapi olinya. Atau, ya… hidupmu sendiri yang butuh diservis.

Kembali ke kasus, ada satu tokoh misterius, “EC.” Inisial ini lebih misterius dari password Wi-Fi di rumah mertua. Kata salah satu karyawan, dia adalah bos besar di balik konspirasi pelumas se-Kalbar. Identitasnya belum terungkap. Tapi masyarakat sudah mulai berspekulasi, mulai dari eks mekanik legendaris hingga dosen filsafat yang kecewa karena realitas tak bisa lagi dibedakan dari palsu.

Kini, semua berharap pada Polda Kalbar. Karena kalau kasus ini gagal diusut tuntas, kita semua akan terus mengisi mesin dengan oli kebohongan, berharap kendaraan keadilan bisa tetap melaju.

Di negeri ini, di mana keaslian sering dikorbankan demi keuntungan cepat, kasus oli palsu bukan hanya soal kendaraan. Ini soal eksistensi. Soal apakah kita benar-benar hidup dalam kebenaran… atau hanya sekadar botol kosong berlabel mahal.

Akhirnya, wak! Seperti kata pepatah mekanik Stoik palsu, “Tak ada mesin yang benar-benar rusak, yang ada hanya pelumas yang salah.”

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Life Begins at 50

Life Begins at 50

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00