POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi-Puisi Al-Azim Effendi

RedaksiOleh Redaksi
June 1, 2025
Puisi-Puisi Al-Azim Effendi
🔊

Dengarkan Artikel

Pemuisi Remaja Negeri Pulau Pinang dan Penggerak Seni Belia Malaysia

PUISI Rindu yang Terpendam

Aku rindukan sahabatku yang lama,
Di mana tawa dan cerita kita dulu bercerita.
Kini, dia tiada lagi di sisi,
Meninggalkan jejak kenangan yang tak terlupa.

Waktu yang berjalan tak pernah menghalang,
Saat-saat kita bersama tetap terbayang.
Berjalan di jalan yang sama, berbagi mimpi,
Namun takdir membawa kita ke arah yang berbeda.

Dulu, kita adalah dua jiwa yang saling melengkapi,
Berbagi cerita hingga larut malam, tak peduli waktu.
Sekarang, aku hanya bisa mengenang,
Bersama bayanganmu yang semakin memudar.

Apa kabar, sahabat? Apakah hidupmu bahagia?
Apakah kau merasa seperti aku,
Menemui kesepian di tengah keramaian,
Mencari jejak yang pernah ada?

Tapi aku tahu, sahabat,
Walau jarak memisahkan kita,
Kenangan kita tak akan pernah hilang,
Karena cinta persahabatan kita tak terbatas waktu.

Aku akan terus berharap,
Suatu hari nanti kita akan bertemu lagi,
Dan kembali berbagi tawa, cerita, dan mimpi,
Karena persahabatan sejati tak akan pernah pergi.

Aku rindukan sahabatku yang lama,
Namun aku tahu, rindu ini adalah bukti,
Betapa berartinya dirimu dalam hidupku,
Dan betapa berharganya setiap momen yang kita lalui bersama.

AL-AZIM
27 OGOS 2023

IBU, ADALAH SUMBER KEKUATANKU

Ibu, engkau adalah cahaya dalam hidupku,
Yang selalu ada saat langkahku terasa berat.
Di setiap malam yang penuh kerisauan,
Kau hadir dengan doa yang tak pernah berhenti.

Saat dunia terasa menekan,
Ketika harapan mulai pudar,
Kau adalah tangan yang menguatkan,
Yang memberikan semangat untuk terus berjuang.

Di kala aku terjatuh dalam kegagalan,
Engkau adalah pelukan yang menenangkan,
Dengan kata-kata lembutmu yang penuh kasih,
Menyembuhkan luka dan mengangkat semangatku.

📚 Artikel Terkait

Why an Acehnese Airline Chose Singapore over Indonesia

Puisi –Puisi Karya Ali Hamzah

Memaknai Hari Pahlawan: Moral dalam Kebebasan Digital yang Harus Dikawal

SPPI Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Perlindungan Awak Kapal Perikanan di Taiwan

Namun, di saat kebahagiaan datang,
Engkau selalu di sampingku,
Bersama tawa dan sukacita,
Menjadi teman dalam setiap kebahagiaan.

Ibu, kau adalah teman terbaikku,
Yang tak hanya hadir dalam kesedihan,
Tapi juga ikut merayakan kebahagiaan,
Menyemai cinta dalam setiap langkahku.

Tak ada kata yang cukup untuk menggambarkan,
Betapa besar pengorbananmu untukku,
Tapi aku akan selalu berusaha menjadi yang terbaik,
Sebagai bukti cinta dan terima kasihku padamu, Ibu.

Ibu, engkau adalah kekuatan dalam hidupku,
Yang selalu ada, tak tergantikan,
Menjadi sandaran saat aku lemah,
Dan sahabat sejati yang tak pernah pergi.

AL-AZIM
1 JANUARI 2024

Disebalik Cahaya Kejayaanku

Di balik cahaya yang menyilaukan,
Tersimpan kisah penuh derita,
Langkah-langkah yang tersasar,
Terkadang jatuh, terluka, terlupakan.

Namun, aku terus menapak,
Dengan harapan yang tak pernah padam,
Di setiap kegelapan yang datang,
Ada cahaya yang menuntun langkahku.

Kejayaan ini bukan hanya milikku,
Ia adalah cermin dari setiap perjuangan,
Tangan yang saling menggenggam,
Semangat yang tak pernah lelah berjuang.

Bukan tanpa air mata,
Bukan tanpa rintihan dalam sepi,
Namun aku bangkit kembali,
Karena dalam setiap malam,
Ada janji pagi yang menyinari.

Cahaya ini bukan hanya hasil akhir,
Ia adalah perjalanan panjang,
Yang mengajarkanku arti kesabaran,
Dan keberanian untuk terus melangkah,
Meski terkadang dunia terasa berat.

Di balik cahaya kejayaanku,
Tersimpan cerita tentang keberanian,
Tentang keteguhan yang tak tergoyahkan,
Dan tentang hati yang tak pernah menyerah.

AL-AZIM
16 MAY 2023

DENYUT HATI SEORANG ANAK SENI”
Aku lahir dari tinta dan kata,
menyusu pada bait-bait pujangga.
Hidupku berselimut metafora,
dalam dunia yang jarang dipahami manusia.

Setiap pagi, aku menggambar mimpi,
di atas kanvas sunyi kehidupan ini.
Menuliskan kisah dengan bahasa jiwa,
meski tak semua orang ingin membacanya.

Kadang, aku dipandang dengan tatapan asing,
“Untuk apa menulis jika dunia sibuk bersuara?”
Namun aku tahu, suara tanpa makna
adalah kehampaan yang lebih menyakitkan.

Sastra adalah nafasku,
penghidup sunyi yang tak bertepi.
Dengan pena, aku merangkai dunia,
menghidupkan yang mati, mengingatkan yang lupa.

Aku bukan hanya anak kata,
aku adalah penjelajah makna.
Seni sastra mengajarkanku
bahwa hidup adalah buku,
dan aku, penulis yang tak pernah selesai.
21 November 2024

PENULIS : AL-AZIM
DEKLAMATOR : AL-AZIM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share6SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Asal Mula Alam Semesta: Perspektif Ilmiah dan Religius

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00