Dengarkan Artikel
Oleh Rosadi Jamani
Donal Trump, tak berhenti membuat dunia ini berguncang. Perang tarif yang dilancarkannya membuat banyak negara “mencium pantatnya.” Kecuali, Cina. Dunia, muak. Nah, ini ada kisah baru. Sekarang, dunia mulai terbalik. Orang dekat Trump sendiri yang justru muak dengan kelakukannya. Mari kita kulik kisah ini sambil seruput kopi lagi.
Pada hari Rabu yang kelabu tapi tetap kapitalis itu, Elon Musk resmi mundur alias cabut dari dari kabinet si rambut jagung. Bukan karena pesawat luar angkasa meledak lagi atau karena AI-nya belajar menyanyikan lagu Taylor Swift secara mandiri, tetapi karena alasan yang jauh lebih dramatis, ia muak. Elon, pria yang biasanya bicara tentang Mars dan AI seperti orang lain bicara tentang cuaca, akhirnya mengangkat tangan menyerah di hadapan monster yang lebih besar dari badai matahari, birokrasi federal Amerika Serikat.
Elon, yang pada awal 2025 ditunjuk Donald Trump untuk memimpin lembaga Department of Government Efficiency (DOGE), awalnya menerima tugas suci ini dengan semangat seperti Tony Stark dapat mandat dari Shield. Misinya, memangkas belanja negara dan menyulap birokrasi seperti sulap kartu. Ia bermimpi, di dalam hatinya yang separuh besi dan separuh bit, bahwa efisiensi itu mungkin. Tapi ternyata tidak. Karena menurut sumber dari Washington Post, Elon segera menemukan bahwa merapikan birokrasi federal itu seperti mencoba meluruskan spageti yang sudah direbus. Licin, kusut, dan akan kembali acak-acakan saat kau tinggal minum kopi sebentar.
Ketegangan dengan Trump mulai mencuat ketika Gedung Putih meluncurkan RUU “One Big, Beautiful Bill Act” Ini sebuah nama yang terdengar seperti judul album comeback boyband, tapi sebenarnya adalah proposal untuk menambah defisit anggaran hingga USD 4 triliun dalam satu dekade. Elon, yang biasanya bicara dalam bahasa masa depan, kini mendadak fasih dalam bahasa penghematan. Dalam wawancaranya dengan CBS News, ia berkata, “Alih-alih mengurangi pengeluaran, RUU ini justru membengkakkan defisit dan menghambat pekerjaan DOGE.” Ia bahkan menambahkan dengan gaya khas Elon yang setengah candaan, setengah wahyu, “RUU bisa besar, atau bisa indah. Tapi saya tidak yakin bisa keduanya.”
📚 Artikel Terkait
Pengunduran dirinya diumumkan lewat platform X, platform miliknya sendiri, karena tentu saja, Elon tidak menulis surat resmi, ia menulis status. Dalam unggahan yang mengutip AFP, ia menulis, “Karena masa jabatan saya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus akan segera berakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump atas kesempatan untuk mengurangi pemborosan pengeluaran.” Ia menutupnya dengan pernyataan absurd sekaligus mistis, “Misi DOGE akan terus berkembang sebagai cara hidup di pemerintahan.” Sebuah kalimat yang terdengar seperti ajakan sekte efisiensi.
Sementara itu, di belahan realitas lainnya, Tesla mengalami nasib tragis. Dealer-dealer Tesla jadi sasaran protes, mobil-mobil dibakar. Dibakar! Seolah-olah plat nomor itu berisi dosa masa lalu. Elon, dalam ekspresi penuh luka batin, hanya bisa berkata, “Orang-orang membakar Tesla. Mengapa melakukan itu? Itu tidak baik.” Kalimat yang akan dikenang dalam sejarah peradaban sebagai bentuk kesedihan terdalam versi insinyur.
Tak cukup sampai di situ, prototipe terbaru Starship SpaceX juga meledak di atas Samudra Hindia, membuktikan bahwa bahkan langit pun bosan dan ingin efek dramatis tambahan. Maka lengkaplah sudah, bumi terbakar, langit meledak, dan birokrasi tetap tidak efisien.
Kini DOGE terancam bubar. Analis memperkirakan ia akan direstrukturisasi, dibekukan, atau dijadikan nama jaringan Wi-Fi di Gedung Putih. Elon sendiri sudah kembali fokus ke Tesla dan SpaceX, meninggalkan politik seperti seseorang meninggalkan grup WhatsApp keluarga setelah debat panjang soal ijazah.
Lalu kita, sebagai umat manusia, hanya bisa melihat ke langit, yang masih penuh serpihan roket, dan bertanya, “Apakah kita terlalu jauh?” Jawabannya, ya. Tapi setidaknya kita punya sinetron tak kunjung tamat, ngopi tanpa gula.
camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






