Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
–‐————‐—————————————–
Selasa, 29/4/2025 (Edisi 1034)
“DI SAAT segelintir orang masih menggunakan isu anti Cina untuk menciptakan perpecahan bangsa, Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi justeru berlaku sebaliknya. Tingginya angka kekerasan di kalangan remaja Jawa Barat menjadi alasan utama mengapa ia akan mengadopsi cara Pemerintah Komunis Cina memberesi anak-anak muda yang nakal, malas, tukang bolos sekolah, tukang palak, pelaku tawuran, mabuk-mabukan hingga terlibat geng motor. Terhitung tanggal 2 Mei 2025 mendatang calon-calon brandalan muda usia itu akan dijemput paksa oleh personil TNI dari rumah mau pun dari tempat tongkrongannya untuk dibawa ke pusat-pusat latihan Militer yang sudah disiapkan. Ia yakin cara tersebut akan membuat si anak lurus kembali. Baginya itu bukan terobosan melainkan keperdulian seorang penerima mandat rakyat yang prihatin terhadap nasib anak-anak manusia yang tidak lagi memikirkan masa depannya. Diharapkan usai keluar dari kamp militer nanti setidaknya mereka akan patuh, hormat dan sayang kepada orang tua masing-masing..!”
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






