• Latest
Walid KW Super Muncul di Lombok

Walid KW Super Muncul di Lombok

April 23, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Walid KW Super Muncul di Lombok

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
April 23, 2025
Reading Time: 2 mins read
Walid KW Super Muncul di Lombok
596
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Ungkapan “Walid nak Dewi, Boleh?” sudah saya tulis sebelumnya. Pada ngusap dada, untung hanya film buatan Malaysia. Kalau di sini, bisa didemo berjilid-jilid. Ternyata, versi dunia nyatanya justru baru saja terjadi di negeri kita, wak. Siapkan kopi lagi, kita ungkap sosok Walid sesungguhnya.

Di zaman ketika netizen lebih percaya drama series ketimbang khutbah Jumat, muncullah serial Malaysia berjudul “Bidaah” yang, sungguh, lebih menyelamatkan iman umat dari tujuh jilid kitab kuning yang berdebu di rak pondok. Serial ini, dengan tokoh jahat nan mualaf dari neraka bernama Walid, ternyata bukan hanya membuat emak-emak Malaysia menangis sambil menabur garam ke layar TV, tapi juga menyentil realita kelam ribuan kilometer dari lokasi syutingnya.

Fast forward ke Gunung Sari, Lombok Barat. Sebuah pondok pesantren yang katanya tempat mencetak para wali, malah menyimpan Walid KW super. Bukan KW biasa, ini versi limited edition, berjubah keberkatan, bertongkat doa, tapi tangan gatalnya lebih aktif dari notifikasi grup WhatsApp RT. Sang Ketua Yayasan, AF, bukan singkatan dari Air Freshener, tapi aroma yang ia sebarkan jelas jauh dari segar.

Baca Juga

b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026
ChatGPT Image 27 Mar 2026, 08.43.09

Pelayanan Akses Kesehatan di Nabire Provinsi Papua Tengah Masih Minim

Maret 27, 2026

Menurut laporan DetikBali, puluhan santriwati akhirnya buka suara. Mereka tak lagi takut. Bukan karena khutbah Ustaz, bukan juga karena doa Qunut Nazilah, tapi karena mereka menonton “Bidaah”. Ya, tontonan yang katanya haram itu malah jadi petunjuk jalan keluar. Dunia terbalik? Bukan. Ini Indonesia.

Modus AF? Wah, pantas dapat Nobel Penipuan Religius. Ia menjanjikan “keberkatan rahim” sejenis diskon surgawi bagi yang mau “dijamah demi keturunan wali.” Tentu, ini logika yang hanya bisa diciptakan oleh orang yang membaca tafsir bukan dari kitab, tapi dari grup Facebook. Katanya, setelah dijamah, rahim para korban akan diberi barcode khusus untuk melahirkan calon wali. Tidak jelas wali apa, mungkin wali kota, atau wali kelas, atau wali nikah.

Polisi sudah mengamankan AF. Tapi statusnya masih “terlapor” ya, karena di republik ini, seseorang harus ketahuan live di CCTV dan bersumpah pakai Al-Qur’an terbalik dulu baru bisa disebut “tersangka.” Sementara itu, kita semua menunggu sinetron baru, “Walid dari Lombok – Season 1: Rahim Berkeberkatan”.

Kini, publik bertanya-tanya, apakah kita butuh lebih banyak ustaz, atau lebih banyak sutradara? Karena tampaknya, jalan menuju keadilan di negeri ini tidak lewat forum bahtsul masail, tapi lewat episode drama dari negeri jiran.

Tapi tenang, wak. Negeri ini masih aman. Karena ketika suara korban dibungkam, sinyal WiFi masih kuat. Selama netizen masih bisa marah lewat kolom komentar, harapan masih ada.

Roja nak Nohran, Boleh? Ups…

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Masih Adakah Anak-Anak yang Suka Membaca Buku?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com