POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Tempat Paling Sepi

RedaksiOleh Redaksi
April 7, 2025
Tags: #Puisi
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Gunawan Trihantoro

“Tempat paling sepi di muka bumi di Indonesia adalah: kuburan, kamar mayat, dan perpustakaan.” Ungkapan ini datang dari seorang penulis dan aktivis literasi, Maman Suherman. Terdengar jenaka, tapi sesungguhnya mengandung kritik sosial yang menggigit dan mengusik kesadaran kolektif kita.

Kuburan dan kamar mayat adalah tempat sunyi yang tak terelakkan. Ia menyimpan keheningan kematian yang memang ditakdirkan tanpa suara.

Namun, ketika perpustakaan disandingkan sebagai tempat paling sepi, di sinilah ironi itu menjelma menjadi kegelisahan kultural yang nyata.

Data dari UNESCO menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya sekitar 0,001%, satu dari seribu orang yang benar-benar membaca secara aktif.

Di negara dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, angka ini mencerminkan keprihatinan yang mendalam terhadap budaya literasi.

Kesepian perpustakaan bukan hanya karena kosongnya pengunjung, tapi juga karena matinya rasa ingin tahu yang seharusnya tumbuh dalam jiwa masyarakat.

Meski demikian, ada secercah harapan. Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Indonesia meningkat dari 66,77 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024.

Daerah Istimewa Yogyakarta bahkan mencatat skor tertinggi sebesar 79,99, membuktikan bahwa upaya kolektif membuahkan hasil.

Namun, tren positif ini belum merata. Banyak daerah masih tertinggal dalam akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas dan mudah dijangkau.

Faktor lainnya adalah dominasi tradisi lisan dan gempuran media digital yang lebih menghibur ketimbang mencerahkan.

📚 Artikel Terkait

Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

Serangkai Puisi ALKHAIR ALJOHORE

Angkara

Kesombongan

Dalam kondisi seperti itu, perpustakaan seringkali terpinggirkan, dianggap kuno, dan tak relevan lagi dengan zaman.

Padahal, perpustakaan adalah ruang hidup bagi ide. Ia bukan hanya gudang buku, tapi semestinya menjadi arena pencarian makna dan jendela dunia.

Sama seperti kamar mayat menyimpan jasad, perpustakaan yang sepi menyimpan bangkai-bangkai gagasan yang tak sempat hidup.

Kita harus bertanya, sejak kapan kita lebih memilih hiburan instan daripada pengetahuan yang tumbuh pelan namun membumi?

Sekolah dan keluarga menjadi kunci utama. Anak-anak perlu dibiasakan membaca bukan hanya sebagai tugas, melainkan kebutuhan dan kegembiraan.

Kini banyak inisiatif dilakukan, seperti perpustakaan mini berbasis komunitas dan program literasi di sekolah yang kreatif dan menyenangkan.

Namun, semua itu tidak akan berarti tanpa perubahan paradigma, bahwa membaca bukan sekadar kemampuan, tapi budaya.

Perpustakaan harus direvitalisasi, bukan hanya dari segi bangunan, tapi juga dari jiwa. Ia perlu diisi dengan aktivitas, dialog, dan kebersamaan.

Buku bukan benda mati. Ia bicara pada mereka yang mau mendengarkan. Maka, kesunyian perpustakaan adalah cermin sunyinya semangat membaca kita.

Penting untuk mengubah persepsi bahwa membaca itu membosankan. Justru di sanalah imajinasi, empati, dan wawasan manusia berakar.

Kita tidak butuh perpustakaan mewah bila tidak ada cinta terhadap membaca. Kita hanya butuh satu buku, dan satu anak yang mencintainya.

Sebab dari situlah bangsa besar bermula, bukan dari proyek mercusuar, tapi dari halaman-halaman yang dibaca dengan hati dan pikiran terbuka.

Ungkapan Maman Suherman adalah sindiran sekaligus peringatan. Bila perpustakaan tetap sepi, jangan heran jika peradaban kita perlahan ikut sekarat.

Dan jangan salah, tempat paling sepi bukan yang tak ada suara, tapi yang tak ada gagasan.


Rumah Kayu Cepu, 6 April 2025.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Puisi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00