• Latest
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1000482235_11zon | Kuliner | Potret Online

Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran

April 7, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1001348646_11zon | Kuliner | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari CĂłrdoba

April 21, 2026
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1001353319_11zon | Kuliner | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1001361361_11zon | Kuliner | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran

Siti Hajar by Siti Hajar
April 7, 2025
in Kuliner
Reading Time: 3 mins read
0
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1000482235_11zon | Kuliner | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Siti Hajar

Setelah hiruk pikuk perayaan Lebaran berlalu, tubuh perlahan memberi sinyal: rasa begah, perut tidak nyaman, tenggorokan mulai serak, dan energi yang terasa menurun. Makanan bersantan, kue manis, dan aneka sajian khas Idulfitri memang menggoda, tetapi tak jarang menyisakan beban metabolik yang membuat tubuh butuh rehat.

Dalam kondisi seperti ini, banyak orang mulai mencari solusi alami untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Salah satu yang paling banyak diburu adalah wedang jahe—minuman tradisional berbahan rempah yang kini kembali naik daun.

Baca Juga
  • Ngopi dan Logos: Catatan Santai dari Pinggir Meja Kayu
  • Mi Jawa dan Serba Jamur di Yogya

Wedang jahe bukan pemain baru di dunia herbal. Namun kini, kehadirannya terasa lebih istimewa karena mengalami transformasi dalam penyajian dan penerimaan publik. Jika dulu hanya ditemukan di dapur rumah atau di gerobak pinggir jalan, sekarang minuman ini sudah tampil manis di buku menu kafe dan warung kopi kekinian.

Dengan tampilan estetik: gelas bening, uap mengepul, potongan jahe segar, irisan serai, dan warna keemasan yang menggoda, wedang jahe berhasil menarik perhatian. Tak sedikit pengunjung kafe yang awalnya hanya berniat memesan kopi, lalu berpaling saat melihat di meja sebelah tersaji segelas wedang jahe hangat yang tampak memesona.

Baca Juga
  • KULINER TRADISIONAL KHAS ACEH
  • Berinovasi di Usaha Kuliner

Tren ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan kembali ke alam. Orang-orang mulai berpikir dua kali sebelum menenggak minuman manis buatan atau minuman tinggi kafein. Mereka ingin sesuatu yang tetap nikmat, tapi menyehatkan. Wedang jahe menjadi jawabannya—sebuah minuman yang sederhana, hangat, dan kaya manfaat.Komposisinya pun tidak rumit. Jahe segar dan batang serai direbus hingga air menguning dan harum.

Beberapa orang menambahkan sepotong gula merah sebagai pemanis, atau sesendok madu jika ingin versi yang lebih lembut. Menariknya, gula merah dan madu ini bersifat opsional—menyesuaikan selera dan kebutuhan, terutama bagi mereka yang sedang menjaga kadar gula darah.Jahe sendiri dikenal memiliki kandungan gingerol yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Ia membantu menghangatkan tubuh, memperlancar sirkulasi darah, meredakan mual, serta mengurangi rasa tidak nyaman di perut.

Baca Juga
  • Cecah Ries Makanan Tradisional Khas Aceh Tengah
  • Kuliner, Kopi dan Kebebasan

Sementara serai berkontribusi pada detoksifikasi ringan dan memberi efek relaksasi, terutama bila dikonsumsi di sore hari. Gula merah menjadi pemanis alami yang lebih bersahabat dibandingkan gula putih, serta menyumbang zat besi dan mineral lainnya.

Sedangkan madu memperkaya rasa dan memperkuat sistem imun, terutama saat tubuh sedang rentan.Tak hanya di rumah, semakin banyak orang yang menikmati wedang jahe di luar, terutama di tempat yang menawarkan suasana nyaman.

Fenomena ini seolah menunjukkan bahwa masyarakat mulai menyukai minuman tradisional, bukan hanya karena manfaat kesehatannya, tetapi juga karena tampilannya yang kini jauh lebih menarik dan instagramable.

Bahkan beberapa kafe menambahkan rempah tambahan seperti kayu manis, cengkeh, atau daun pandan untuk menciptakan varian rasa dan aroma yang semakin menggoda.Wedang jahe bukan sekadar minuman yang menghangatkan. Ia telah menjelma menjadi simbol perubahan gaya hidup: dari yang serba instan ke arah yang lebih alami dan sadar kesehatan.

Maka tak heran jika setelah lebaran, minuman ini jadi primadona baru, baik di rumah maupun di kafe-kafe kota. Di setiap tegukan wedang jahe, ada kehangatan tradisi, kebaikan alam, dan semangat baru untuk merawat tubuh secara utuh. Jika kamu belum pernah mencoba, tidak salahnya mencoba siapa tahu, minuman ini akan menjadi salah satu minuman kesukaanmu. Selain rasanya enak dan menyegarkan. Wedang jahe juga dapat meningkatkan stamina tubuh. Cobalah!! []

Tags: KulinerWedang Jahe
Share234SendTweet146Share
Siti Hajar

Siti Hajar

Siti Hajar adalah seorang perempuan lahir di Sigli pada 17 Desember. Saat ini tinggal di Banda Aceh dan bekerja sebagai tenaga kependidikan di Fakultas Pertanian USK. Menggemari dunia literasi karena baginya menulis adalah terapi dan cara berbagi pengalaman. Beberapa buku yang sudah cetak, di antaranya kumpulan cerpen, “Kisah Gampong Meurandeh” Novel, Sophia dan Ahmadi, Patok Penghalang Cinta, Beberapa novel anak, di antaranya The Spirit of Zahra, Mencari Medali yang Hilang, Petualangan Hana dan Hani. Ophila si Care Taker. Dan buku Non Fiksi, Empati Dalam Dunia Kerja (Bagaimana Menjadi Bos dan karyawan yang Elegan) Ingin berkomunikasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor WhatsApp 085260512648. Email: sthajarkembar@gmail.com

Next Post
Wedang Jahe, Minuman Rempah yang Kembali Diminati Pasca Lebaran - 1000484363_11zon | Kuliner | Potret Online

Peluh Kunjungan Presiden Sine Qua Non 2050

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com