POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Arabica coffee

Kuliner, Kopi dan Kebebasan

Redaksi by Redaksi
Agustus 9, 2021
in Arabica coffee, Essay, Indonesia, Kuliner
0

Oleh Ahmad Rizali

Kuliner, Kopi dan Kebebasan - a1e92954 db91 4c79 a50d 702779e9c185 | Arabica coffee | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Indahnya Menjaga Lisan Agar Tak Ada Hati yang Terluka
16 Jan 2024

Berdomisili di Depok

Baca Juga
Essay
Isoman Produktif
16 Jul 2021

Seorang kawan sesama penghuni asrama mahasiswa, dia anak muda Yunani dan sedang belajar manajemen Hospitality berkata bahwa Kuliner itu adalah perkara Kreatifitas. Bleng…. !!  Kuliner Indonesia itu tak ada duanya se dunia. Dan, jelas karena pendahulu kita sungguh kreatif. 

Baca Juga
Artikel
SESAT PIKIR
14 Nov 2021

Pernahkah kita membayangkan bahwa isi biji kluwek yang berwarna hitam tidak jelas itu bisa menghasilkan varian Rawon dari Nguling sd Madiun, Garang Asem Pekalongan hingga Gabus Pucung Betawi ? Jengkol bisa memiliki Gulai Jariang Minang, Semur Jengkol Betawi hingga Jaring Lalak Banjarmasin ? Semua terjadi karena praksis Kuliner itulah pendidikan sejati.

Ketika biji kopi terbaik masih dinikmati oleh mereka di dunia luar, saya heran mengapa kelezatan itu tak dinikmati oleh jelata. Padahal kami para penikmat perjalanan merasakan lezatnya kopi terbaik itu saat menunggu waktu menapaki punggung gunung Raung, Rinjani, Sindoro. Namun, ketika kebebasan dihadirkan oleh kaum muda, maka tidak hanya kedai kopi legendaris yang menyanjikan rasa premium. Kafe kecil di pojok kota kecilpun menyajikan kopi Arabica dan Robusta terbaik.

Rasa dan Aroma Kopi terbaik adalah kebebasan yang terjangkau. 1 Kg biji hijau Arabica Ciwidey seharga 85.000 IDR sesampai meja makan kita dan tambahi 25.000 IDR, akan kita dapatkan 650 gram biji tergoreng setengah hitam (Medium Roasted Bean) dan 200 gram kopi bubuk besaran medium (Coarse Grinded) Arabica Ciwidey. 20 cangkir @ 180 ml kopi yg lezat akan anda peroleh, tanpa harus mengudap di kafe bermerk yang beberapa kali saya membeli, rasanya tak jelas itu. 

110.000 IDR/800 gram Kopi Arabica Premium Ciwidey yang kbelum masuk angin adalah setara dengan1.500 IDR secangkir 180 ml. Ambilah dengan segala tambahan, dengan kebebasan menyeduh sendiri sejak biji hijau, secangkir kopi Arabica Ciwidey lezat kita peroleh paling mahal seharga 3.000 IDR. Kebebasan itu memacu kreatifitas dan memicu kelezatan rasa dan aroma. Bukankah sisa 25.000 IDR yang kita beli dari Kafe itu adalah persepsi merek dan belum tentu memperoleh rasa dan aroma ? 

Kuliner dan Kopi Indonesia adalah kebebasan sejati yang memantik rasa dan aroma premium yang tak ada duanya di Dunia. Kita mencari yang lain ? What a silly thing… atau “kucluk” dlm istilah Arema.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

INI PILIHAN TEPAT DAN LEBIH BAIK

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah