POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Nasib Buruh

Derita Ribuan Buruh Sritex dan Yamaha

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Februari 28, 2025
in #Nasib Buruh, Bingkai Utama, Buruh, Essay
0
Derita Ribuan Buruh Sritex dan Yamaha - 984678ad cd1d 4f90 8d3a ad54f0ac749e | #Nasib Buruh | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Langit Sukoharjo mendung. Angin berbisik pilu. Di balik tembok pabrik Sritex, ribuan buruh berdiri bagai patung. Mata mereka kosong. Hati mereka hancur. 6.660 jiwa. 6.660 mimpi. 6.660 harapan yang tiba-tiba direnggut oleh putusan pailit. Pailit. Satu kata yang mengubah hidup mereka menjadi abu.

Prabowo pernah berjanji. Janji penyelamatan. Tapi di mana janji itu kini? Sirna. Hilang ditelan waktu. Buruh-buruh ini hanya bisa menatap masa depan yang suram. Puasa menjelang. Lebaran mendekat. Tapi di mana uang untuk beli beras? Di mana uang untuk baju baru anak-anak? Di mana uang untuk sesuap nasi?

Baca Juga
  • Derita Ribuan Buruh Sritex dan Yamaha - IMG_1811 | #Nasib Buruh | Potret Online
    Bingkai Utama
    MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH
    10 Des 2024
  • 02
    Bingkai Utama
    KPK, Riwayatmu Kini
    12 Mei 2021

Surat PHK. Kertas itu kini menjadi saksi bisu penderitaan mereka. Tangan-tangan kasar yang dulu memintal benang, kini gemetar mengisi formulir. Formulir yang seolah berkata, “Kalian tak dibutuhkan lagi.” Jaminan Hari Tua (JHT)? Itu harapan terakhir. Tapi berapa lama lagi harus menunggu? Sementara perut lapar tak bisa ditunda.

Gaji? Ah, gaji. Februari lalu telat delapan hari. Delapan hari yang terasa seperti delapan tahun. Cicilan menumpuk. Utang menggunung. Anak-anak menangis minta makan. Istri mengeluh tak punya uang. Lelaki-lelaki ini hanya bisa menunduk. Malu. Marah. Tapi tak bisa berbuat apa-apa.

Baca Juga
  • 01
    Budaya Menulis
    Budaya Mencatat pun Mati
    16 Jul 2021
  • 02
    Essay
    AKIDI TIO, RATNA SARUMPAET DAN KETIDAKWAJARAN SIKAP
    03 Agu 2021

Di Bekasi dan Pulo Gadung, nasib serupa menimpa buruh PT. Yamaha Musik Indonesia. 1.100 jiwa. 1.100 cerita. Pabrik akan ditutup. Produksi pindah ke China. Ke Jepang. Lalu mereka? Di mana tempat mereka? Di mana masa depan mereka?

“Kami hanya angka,” bisik seorang buruh. Suaranya parau. Matanya basah. “Kami hanya mesin yang bisa diganti kapan saja.”

Baca Juga
  • 01
    Essay
    Pendidikan dan Middle Income Trap
    30 Nov 2021
  • 02
    BK
    Tak Kenal, Pasti Tak Sayang
    17 Jul 2021

Mereka bukan mesin. Mereka manusia. Mereka ayah. Ibu. Anak. Mereka punya mimpi. Punya keluarga. Punya hidup yang harus dijalani. Tapi dunia ini kejam. Kapitalisme tak punya hati. Uang lebih berharga dari air mata.

Di sudut pabrik, seorang buruh tua duduk termangu. Rambutnya sudah memutih. Tangannya penuh kapalan. “Umurku tak muda lagi,” gumamnya. “Siapa yang mau terima aku kerja?” Suaranya pecah. Air matanya jatuh.

Mereka bukan sekadar angka. Mereka adalah cerita. Cerita tentang perjuangan. Tentang ketabahan. Tentang air mata yang tak pernah terdengar.

Langit masih mendung. Angin masih berbisik pilu. Di balik tembok pabrik, tangis mereka bergema. Tapi siapa yang mendengar? Siapa yang peduli?

Derita buruh Sritex dan Yamaha adalah derita kita semua. Di bumi perjuangan ini, air mata mereka adalah cermin kegagalan kita. Kegagalan untuk melindungi. Kegagalan untuk peduli. Mereka menangis. Tapi dunia tetap diam.

Hal paling menyedihkan lagi. Di tengah gelombang PHK massal itu, korupsi merajalela. Kerugian negara di tambang timah 300 triliun. Pertamina 193,7 triliun. Kasus gula impor 579,15 miliar. Para koruptornya mulai ditangkapi Kejagung. Rakyat menderita. Para pejabatnya foya-foya dengan uang haram. Wajar apabila tagar #KaburAjaDulu menjadi trending.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

Ketulusan di Jalan Setapak dan Ketamakan di Singgasana

Next Post

Pria Yang Merindukan Prostatnya

Next Post
Derita Ribuan Buruh Sritex dan Yamaha - IMG 20250228 WA0005 | #Nasib Buruh | Potret Online

Pria Yang Merindukan Prostatnya

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah