POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Secangkir Teh, Sejumput Doa

Gunawan TrihantoroOleh Gunawan Trihantoro
March 10, 2025
Tags: #Puisi
Secangkir Teh, Sejumput Doa

Ilustrasi

🔊

Dengarkan Artikel

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (8)

Oleh Gunawan Trihantoro


Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di pinggir jalan yang ramai,
seorang ibu tua duduk di balik gerobak kayu,
menjerang air di atas tungku kecil,
menyeduh teh manis untuk mereka yang singgah.

Uap mengepul di udara pagi,
membaur dengan doa-doa lirih yang ia bisikkan,
bukan tentang kekayaan, bukan tentang kemewahan,
hanya rezeki cukup untuk bertahan,
dan harapan agar dagangannya laku sebelum petang.

📚 Artikel Terkait

PENJUAL SIRIH, DAYA TARIK YANG TERABAIKAN

Otoritas Fatwa Keagamaan

Catatan Akhir Ramadan

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Setiap pelanggan yang datang,
ia sambut dengan senyum yang tak pernah pudar,
meski di balik bibirnya yang ramah,
ada gigi yang mulai tanggal,
dan cerita hidup yang jarang terdengar.

Di seberang jalan, seorang anak kecil menunggu,
berseragam lusuh tapi tetap rapi,
matanya berbinar saat ibunya melambaikan tangan,
menyisihkan koin terakhir untuk ongkos sekolahnya.

Hari berlalu, matahari bergeser perlahan,
panas membakar aspal di depan gerobak,
tapi ibu tua itu tak beranjak,
ia tetap mengaduk gelas-gelas harapan,
mengukir senyum di antara keringat yang menetes.

Menjelang magrib, sisa teh dalam panci mulai dingin,
namun hatinya tetap hangat,
karena di setiap teguk yang orang lain minum,
ada sejumput doa yang ikut mengalir,
menyentuh langit, mengetuk pintu Tuhan.

Malam datang bersama adzan,
ia menutup gerobaknya dengan hati lapang,
sebuah langkah kecil ia ayunkan pulang,
menyusuri jalan yang sama,
dengan keyakinan esok akan membawa rezeki baru,
dan Ramadhan akan selalu memberi berkah.


Rumah Kayu Cepu, 8 Maret 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Puisi
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Belajar dari  Sang Gagak

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00