POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Aku Berhenti Bekerja

RedaksiOleh Redaksi
January 29, 2025
Rumah dan Ibu,  Akar Kebahagiaan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Nendawati

Namaku Anya. Aku sudah dikaruniai dua anak laki-laki dan satu perempuan. Aku sangat bersyukur atas rahmat yang Allah SWT berikan padaku. Aku juga seorang Persit, dan akhirnya aku memilih berhenti bekerja untuk fokus pada suami dan anak-anakku. Sebagai seorang Persit, ada tuntutan untuk sering berpindah tugas, sehingga aku lebih memilih menjadi ibu rumah tangga dan mengabdikan diri pada keluarga kecil yang telah kami bangun.

Sekarang, aku tinggal bersama keluarga kecilku di daerah yang agak jauh dari hiruk-pikuk kota. Namun, di mana pun suamiku ditugaskan, aku siap menemaninya dengan penuh setia dan ikhlas. Aku selalu bersyukur dan berbahagia. Yang penting, aku bisa bersama keluarga kecilku. Di mana pun suamiku ditugaskan, tidak masalah. Sekalipun itu daerah terpencil, bagiku tetap itu adalah kota yang indah, karena aku berada bersama suami yang tercinta dan anak-anakku. .

Related Postingan

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

February 6, 2026
56
Inisiasi Gerakan Pemulihan Pasca Banjir Bandang

Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

February 6, 2026
56

Tak banyak yang ingin kukisahkan, hanya sepenggal kisah yang kutorehkan: menjadi pendamping abdi negara itu harus kuat, sabar, dan penuh semangat. Aku selalu berusaha bahagia agar anak-anakku bisa tumbuh sehat dan ceria. Inilah kisah keluarga kecil kami dan peranku sebagai istri, Persit, dan ibu untuk kedua anak-anakku.

Kumulai segala sesuatu dari rumah ini. Rumah yang sederhana, namun penuh keceriaan, canda, dan tawa. Intinya, kita harus sering menanamkan rasa syukur kepada anak-anak kita, agar mereka tidak terjebak dalam mental yang rapuh.

Malam ini, seperti biasa, kami menunaikan salat berjamaah di musala kecil di sudut rumah kami. Inilah yang selalu kami tanamkan: pentingnya salat berjamaah. Selepas salat Maghrib berjamaah, aku langsung bersalaman dan mencium tangan suamiku dengan penuh takzim, kemudian melakukannya juga dengan anak-anak.<span;>

Related Postingan

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

February 6, 2026
56
Inisiasi Gerakan Pemulihan Pasca Banjir Bandang

Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

February 6, 2026
56

📚 Artikel Terkait

Puisi-Puisi Sitty Zahara Tarmizi

Jambo Ranup Seorang Perempuan

Duka Lara Itu Akan Amerta Dalam Atmajaku

BIARKAN CEMARA MENDESAU

Di momen ini, suamiku memberikan nasihat kepada keluarga. Setelah itu, aku mengarahkan anak-anak, terutama kedua anak lelaki, untuk mengulang bacaan Al-Qur’an. Sementara si kecil, aku suruh menyimak saja apa yang dibacakan oleh kedua kakaknya.

Aku melanjutkan dzikir sambil memantau ketiga buah hatiku. Mereka melakukan kewajiban dengan senang hati, dan sesekali aku mendampingi anakku yang kedua untuk melafalkan setiap huruf Hijaiyah yang belum sepenuhnya ia kuasai. Sementara si sulung terus melanjutkan murajaah-nya.

Alhamdulillah, anakku yang sulung sudah menghafal 30 ayat-ayat pendek. Meski namanya surah Amma, tetapi surahnya panjang, seperti malam ini, ketika dia mengulang surah Al-Mutaffifin, Al-Balad, dan Al-Fajr.<span;>

Related Postingan

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

February 6, 2026
56
Inisiasi Gerakan Pemulihan Pasca Banjir Bandang

Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

February 6, 2026
56

Biasanya, setelah kegiatan Maghrib selesai, kami akan berkumpul sejenak di ruang keluarga, meskipun hanya sekadar menanyakan kabar atau apa yang mereka lakukan seharian. Kami saling bertukar cerita, agar komunikasi tetap terjaga. Ada gelak tawa yang menyegarkan, dan itulah momen kebersamaan yang akan kami ingat.

Aku selalu berusaha menciptakan suasana rumah yang ceria, agar anak-anak bahagia. Di usia mereka sekarang, yang mereka butuhkan adalah kebahagiaan dan keceriaan. Maka, aku benar-benar menjaga keharmonisan keluarga kecil ini.

Di rumah inilah aku menanamkan segala hal tentang ibadah, tauhid, dan keharmonisan antar anggota keluarga. Tanpa kita meminta, setan dan iblis akan terus menggoda setiap anak Adam, itulah janjinya kepada Allah SWT.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 215x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 208x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 165x dibaca (7 hari)
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
25 Jan 2026 • 144x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 136x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026
digital

Doom Scrolling: Perilaku Baru di Era Digital

Oleh Tabrani YunisJanuary 31, 2026
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
188
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Raket Bak Pisang (Peurantara Cinta)

Raket Bak Pisang (Peurantara Cinta)

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00