• Latest
IMG_0523

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Maret 28, 2026

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
IMG_0518

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026

Rekonsiliasi Sunni–Syiah: Kunci Persatuan Umat Islam Menghadapi Ketimpangan Global

Maret 27, 2026
632458c6-42bf-4adc-b9a7-5a84eb6eea5c

Physical Artificial Intelligence Geothermal dan Potensi Indonesia Menjadi Pemain Dunia

Maret 27, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi

Kegaduhan dan Seni Mengalihkan Pandangan.

Maret 27, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Teuku Masrizar by Teuku Masrizar
Maret 28, 2026
in Sejarah, Aceh Selatan
Reading Time: 3 mins read
0
IMG_0523
591
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Teuku Masrizar

Tentu saya tidak punya kapasitas meggulik sejarah dan budaya Trumon secara mendalam, sebagai salah satu entitas perdaban sejarah penting di Aceh. Karena bukan sejarawan dan hanya mendapatkan informasi secara *folklor* dan  secara turun-temurun tentang kejayaannya. 

Tidak terlalu banyak ditemukan referensi dan artikel tentang sejarah Trumon. Bisa jadi karena letaknya yang jauh dari pusat kerajaan Aceh Darussalam dan juga belum banyak sejarawan yang menaruh perhatian serius untuk ⁸menggalinya. Tapi tentu saja akan menjadi penting bila dilihat Trumon sebagai salah satu dari 9 wilayah kerajaan Aceh Darussalam.

Artikel ini sekelumit dari konteks kekinian yang menjadi sentilan saya, pastinya tidak tentang sejarah besar dan kejayaannya yang selalu jadi kebanggaan saya.

Laqab “Teureumon” _trueng bineh mon_ (terung dekat sumur),  wujud dari sebuah negeri makmur dengan tanah yang subur, air melimpah serta aneka hasil bumi, kapur, damar,  rambong (karet), lada dan tanaman musiman lainnya. Sehingga dikonotasikan  sebuah wilayah makmur yang digambarkan dengan sebuah sumur airnya bersih jernih dan terong yang tumbuh subur dan berbuah di sampingnya.

Berpusat pemerintahan dekat bibir pantai samudra Indonesia, kerajaan Trumon sudah pasti menjadi tempat persinggahan para musafir untuk berdagang, pengembangan Islam dan  membangun hubungan diplomatik. 

Ditopang dua armada kapal kerajaan Laxami dan Dyana semakin menegaskan Trumon memiliki jaringan luas dalam ekspor-impor dengan negeri-negeri dan wilayah lainnya. Selain kemajuan di bidang pertanian dan perdagangan Trumon juga memiliki kemajuan di bidang moneter dan keuangan,  dibuktikan dengan adanya mata uang sendiri sebagai alat tukar. 

Samudera indonesia sebagai salah satu jalur perdagangan penting bagi pedagang dari Eropa, Amerika, Arab dan China. Sehingga letak strategis Trumon ini menjadi penting dalam dinamika perdagangan regional dan international. 

Karenanya dalam catatan sejarah disebutkan banyak pedagang singgah untuk menjajakan dagangannya.

Kerajaan Trumon maju pesat pada waktunya, bukan hanya sektor pertanian dan perdagangan, tetapi juga pemerintahan, budaya dan sosial kemasyarakatan. Kemajuan ini ditandai dengan proses migrasi beberapa suku ke Trumon, sebut saja Naca (Nagari Chaniago) sebuah kampung dalam wilayah negeri Trumon yang ditabalkan bermukimnya suku Minang.  Naca dikenal dalam seni beladiri _Silek Harimau_

Saya menduga para pedagang dari Eropa dan America sering berdagang dan bermalam di Negeri Trumon. Selain berdagang tentu saja kapal akan ditambatkan dan mengisi stok air untuk perjalanan berikutnya.  Di saat malam tiba mata para pedagang disuguhkan keindahan purnama yang menyinari butiran pasir keperakan di lantai permadani pantai yang memanjang, elok nan indah. Takjub melihat keindahan alamiah di bawah cahaya  *Truemoon* (bulan sejati/penuh).  

Kini Trumon secara administrasi telah membelah diri menjadi tiga Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan. Secara budaya, adat dan sosial kemasyarakatan tetap budaya dan adat istiadat Trumon walau sedikit terjadi akulturasi budaya sesuai perkembangan zaman.

Baca Juga

IMG_0518

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
Kisah Runtuhnya Dinasti Abbasiyah, Hancurnya Peradaban Islam

Kisah Runtuhnya Dinasti Abbasiyah, Hancurnya Peradaban Islam

Maret 19, 2026

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 14, 2026

Perkembangan ekonomi semakin maju walau kapur, lada, damar dan karet telah berganti jadi komoditi sawit. Kini rumah warga bukan dinding dan atap pelepah rumbia,  telah berubah seng dan beton, anak-anak Trumon telah belajar di berbagai perguruan tinggi, relatif beberapa depan rumah warga terlihat kenderaan roda empat serta sejumlah kemajuan ekonomi lainnya.

Namun tentu kamajuan dan kemakmuran harus dirawat agar terus berlanjut. Merawatnya tentu saja tidak semudah membalikkan tangan, merawatnya harus memastikan sumberdaya dapat dikelola secara berkelanjutan. Cukup sudah contoh dan pengalaman kita akibat eksploitasi sumberdaya yang tidak memperhatikan berkerlanjutan yang berujung dengan bencana.@#

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 275x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 257x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 224x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 165x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 155x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236
Teuku Masrizar

Teuku Masrizar

Teuku Masrizar Peminat Lingkungan, berdomisili di Tapaktuan, Aceh Selatan

Baca Juga

Pendidikan karakter

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077
Antologi Puisi

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
IMG_0518
Sejarah

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322
# Ironi

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
Please login to join discussion
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Tulisan
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Tulisan

© 2026 potretonline.com