• Latest
Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Februari 14, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
IMG_0518

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026

Rekonsiliasi Sunni–Syiah: Kunci Persatuan Umat Islam Menghadapi Ketimpangan Global

Maret 27, 2026
632458c6-42bf-4adc-b9a7-5a84eb6eea5c

Physical Artificial Intelligence Geothermal dan Potensi Indonesia Menjadi Pemain Dunia

Maret 27, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi

Kegaduhan dan Seni Mengalihkan Pandangan.

Maret 27, 2026
1001386795_11zon (1)

Kapal Induk “Gratis” Dari Italia?!

Maret 27, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Februari 14, 2026
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
0
Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Bagian Pertama

Oleh Tabrani Yunis

Pagi Jumat, 13 Februari 2026 di Ruang auditorium Tsunami  and  Disaster Mitigation Research Center TDMRC) Universitas Syiah Kuala ( USK) Darussalam, Banda Aceh, di lantai 3, penulis sangat bahagia dan bersyukur bertemu penulis kawakan dari Indonesia. Ia penulis buku yang baru saja beredar, Reset Indonesia dengan tebal 440 halaman dan sedang viral di medsos.

Nah, lelaki yang usianya sudah di atas 50 an tahun itu, mengenakan jaket katun warna kekuningan, duduk di kursi depan. Ia adalah satu dari dua nara sumber untuk workshop Story Telling yang dilakukan selama dua hari. Tentu ini adalah kesempatan baik bagi penulis bertemu dengan penulis yang bukunya sedang ramai dibicarakan orang. Makanya, Penulis pas bertemu, bersalaman sambil memperkenalkan nama, agar bisa saling kenal.

Di dalam ruangan telah hadir sekitar 30 peserta yang akan ikut acara. Mereka duduk di kursi-kursi yang ditata seperti di dalam bioskop atau cinema. Mereka menunggu dengan acara tenang dan berharap acara segera dimulai.

Dengan sigap penulis memanfaatkan waktu dan kesempatan berbincang sejenak dengan Pak Farid Gaban yang duduk di samping penulis. Sudah menjadi kebiasaan setiap saat bertemu orang baru, seperti Pak Farid Gaban, hal yang yang menjadi icon dan produk yang menarik untuk diperkenalkan adalah dua media yang penulis kelola, yakni majalah POTRET yang telah bermetamorfosis menjadi Potretonline.com.

POTRET sebuah media yang menggunakan tagline, Media Perempuan Aceh yang kini sudah berusia 23 tahun dan aktif bergerak membangun gerakan literasi di tanah air. Penulis memperlihatkan dan menjelaskan tentang POTRET, dengan menunjukan tampilan Potretonline.com, di layar HP dan beliau mengapresiasi.

Lau, kesempatan kedua adalah menunjukkan majalah Anak Cerdas, majalah anak-anak yang dapat diakses di www.majalahanakcerdas.com, atau bisa lewat laman Potretonline.

Majalah Anak Cerdas yang diterbitkan pertama kali pada bulan Mai 2013 itu, dimaksudkan untuk membangun gerakan gemar berkarya sejak usia dini. Maka di majalah Anak Cerdas banyak tulisan karya anak-anak SD, mulai dari Aceh hingga mancanegara.

Nah, karena waktu di hari Jumat begitu singkat, moderator, Mas Bismo  dari Commslab, dengan postur tubuh tinggi sekitar 170 cm dan menggunakan kaca mata, membuka acara dan meminta Pak Farid Gaban dan Chaideer Mahyuddin, sang journalist  fotografer ternama dari Aceh yang mewakili AFP biro Jakarta, naik ke panggung.Kehadiran mereka memberi semangat peserta secara aktif mengikuti workshop.

Farid Gaban memulai presentasi dengan menampilkan video lagu penyanyi anyar dari tanah air yang terkenal dengan liryk lagunya sarat kritik, Iwan Fals. Liriknya seperti berikut. Mungkin para pembaca pernah mendengar atau bahkan ikut melantunkan lagu itu. Silakan simak.

Ujung Aspal Pondok Indah

By Iwan Fals

Di kamar ini, aku dilahirkan

Di balai bambu buah tangan bapakku

Di rumah ini, aku dibesarkan

Dibelai mesra lentik jari Ibu

Nama dusunku Ujung Aspal Pondok Gede

Rimbun dan anggun, ramah senyum penghuni dusun

Kambing sembilan, motor tiga bapak punya

Ladang yang luas habis sudah s’bagai gantinya

ADVERTISEMENT

Sampai saat tanah moyangku

Tersentuh sebuah rencana

Dari serakahnya kota

Terlihat murung wajah pribumi

Terdengar langkah hewan bernyanyi

Di depan masjid, samping rumah wakil Pak Lurah

Tempat dulu kami bermain, mengisi cerahnya hari

Namun, sebentar lagi angkuh tembok pabrik berdiri

Satu per satu sahabat pergi dan takkan pernah kembali

Sampai saat tanah moyangku

Tersentuh sebuah rencana

Dari serakahnya kota

Terlihat murung wajah pribumi

Terdengar langkah hewan bernyanyi 

Baca Juga

632458c6-42bf-4adc-b9a7-5a84eb6eea5c

Physical Artificial Intelligence Geothermal dan Potensi Indonesia Menjadi Pemain Dunia

Maret 27, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi

Kegaduhan dan Seni Mengalihkan Pandangan.

Maret 27, 2026
1001386795_11zon (1)

Kapal Induk “Gratis” Dari Italia?!

Maret 27, 2026

Nah, kalau anda para pembaca berasal dari  kalangan media, aktivis, lagu ini pasti sangat menginspirasi. Oleh sebab itu, Farid Gaban, yang kita kenal sebagai aktivis dan juga penulis senior menjadikan lagu ini sebagai media untuk menginspirasi para peserta.

Ternyata, memang demikian. Para peserta menatap setiap bait lagu, sambil mengeluarkan suara kecil menyanyikan bait-bait lagu yang membawa ingatan kita tentang pembangunan yang selalu menjanjikan kemajuan dan juga menghilangkan teman-teman bermain di masa kecil dan tak pernah kembali lagi. Pembangunan yang menjadi lambang modern dan menghilangkan hak-hak orang kecil dan sebagainya.

Lagu itu adalah media bagi Farid Gaban untuk menyampaikan materi story telling yang menyetuh. Nah, menurut anda apa yang akan digambarkan oleh Farid Gaban dengan sajian lagu yang berjudul Ujung Aspal Pondok indah itu? Apa kaitannya dengan story telling?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 263x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 245x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 152x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 139x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Baca Juga

5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077
Antologi Puisi

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
IMG_0518
Sejarah

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322
# Ironi

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
# Ironi

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026
Next Post
Kota Madiun Menyibak Tenunan Kata yang Dirindukan Jiwa

Kota Madiun Menyibak Tenunan Kata yang Dirindukan Jiwa

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Tulisan
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Tulisan

© 2026 potretonline.com