POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global

RedaksiOleh Redaksi
February 6, 2026
Dunia Islam Di Tengah Disrupsi Kapitalisme Global
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh ReO Fiksiwan

“Etika ekonomi Islam, dengan larangan riba dan penekanan pada keadilan sosial, bukan merupakan
ketiadaan rasionalitas, melainkan rasionalitas yang berbeda, yaitu rasionalitas yang menentang komodifikasi hubungan antarmanusia yang oleh Weber dianggap sebagai ciri khas kapitalisme.” — Bryan S. Turner(81), Weber and Islam(1998).

Apakah kapitalisme secara ideologi dan filosofis anti Tuhan? Pertanyaan ini menuntut kita menelusuri sedikit akar sejarah dan kritik filosofis kontemporer terhadap kapitalisme.

Bermula dari sosiolog Max Weber(1864–1920) dalam Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus(Jerman 1904; Inggris 1930; Pustaka Pelajar 2002) menunjukkan bahwa kapitalisme modern justru lahir dari etos religius Protestan: kerja keras, disiplin, dan rasionalitas dipandang sebagai panggilan spiritual.

Namun, dalam perkembangannya, kapitalisme melepaskan diri dari landasan teologis dan menjelma menjadi sistem sekuler yang beroperasi dengan logika efisiensi, profit, dan regulasi pasar.

Iron cage yang digambarkan Weber adalah simbol keterjebakan manusia dalam rasionalitas instrumental, di mana nilai transenden tersingkir.

Dari titik ini, kapitalisme tampak seolah anti Tuhan, bukan karena ia lahir untuk menentang agama, melainkan karena ia menyingkirkan dimensi ilahi demi logika pasar.

Dalam konteks dunia Islam, perdebatan mengenai hubungan antara agama dan kapitalisme menemukan bentuknya melalui karya Maxime Rodinson(1915-2004).

Islam and Capitalism, yang pertama kali terbit dalam bahasa Prancis pada 1966, kemudian ke bahasa Inggris(1978) dan penerbit Iqra Bandung(1982), menolak pandangan bahwa Islam secara inheren anti‑kapitalisme.

Rodinson menegaskan: “Tidak ada satu pun dalam Islam yang bertentangan dengan perkembangan kapitalisme.

Doktrin Islam pada dasarnya tidak menghalangi hubungan ekonomi kapitalis.”

📚 Artikel Terkait

Merdeka Adalah Merdeka: Antara Retorika, Realitas dan Tanggung Jawab

Let’s Bring Out the Writer Within Us

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian

BUKU PUISI “NEGERI BENCANA” JAGA DAN RAWATLAH ALAM

Pernyataan ini menjadi bantahan terhadap tesis Weber yang beranggapan bahwa Islam tidak memiliki rasionalisme yang mendukung kapitalisme.

Menurut Rodinson, faktor sejarah, politik, dan sosial jauh lebih menentukan daripada doktrin agama dalam menjelaskan keterlambatan perkembangan kapitalisme di dunia Muslim.

Islam, melalui teks-teks Qur’an dan Sunnah, memang menekankan keadilan sosial, distribusi yang adil, dan larangan eksploitasi.

Namun, ajaran tersebut tidak menutup ruang bagi praktik perdagangan, akumulasi modal, maupun aktivitas ekonomi yang dapat berkembang menjadi kapitalisme.

Sejarah Islam awal bahkan menunjukkan dinamika perdagangan yang kuat, di mana para sahabat Nabi Muhammad banyak terlibat dalam aktivitas komersial.

Dengan demikian, Islam tidak pernah menjadi penghalang bagi kapitalisme, melainkan menawarkan etika yang menyeimbangkan antara pencarian keuntungan dan tanggung jawab sosial.

Disrupsi kapitalisme global hari ini menempatkan dunia Islam dalam posisi yang kompleks.

Di satu sisi, umat Islam menghadapi penetrasi logika pasar yang semakin mendominasi, mengikis nilai-nilai transenden, dan menjerat manusia dalam “kandang besi” rasionalitas instrumental sebagaimana digambarkan Weber.

Di sisi lain, Islam memiliki potensi untuk menawarkan koreksi etis terhadap kapitalisme, dengan menekankan prinsip keadilan, solidaritas, dan keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Kritik Rodinson membuka jalan bagi pemahaman bahwa keterlambatan kapitalisme di dunia Muslim bukanlah akibat ajaran Islam, melainkan karena kolonialisme, struktur feodal, dan kondisi geopolitik yang membatasi perkembangan ekonomi.

Kesimpulannya, dunia Islam di tengah disrupsi kapitalisme tidak harus terjebak dalam dikotomi antara agama dan pasar.

Islam bukanlah penghalang kapitalisme, tetapi dapat menjadi sumber etika yang menuntun kapitalisme agar tidak kehilangan dimensi kemanusiaan dan transendensi.

Tantangan terbesar adalah bagaimana umat Islam mampu mengintegrasikan nilai-nilai ilahi dengan dinamika ekonomi modern, sehingga kapitalisme tidak sekadar menjadi sistem sekuler yang menyingkirkan Tuhan, melainkan dapat diarahkan untuk mendukung kehidupan yang adil, bermartabat, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

cover speech:

Noam Chomsky(97), “State Capitalism and the Military” merupakan sebuah speech yang ia sampaikan pada berbagai kesempatan sejak awal 1990-an, di mana ia menekankan bahwa semua negara industri modern beroperasi dalam bentuk “state capitalism” dengan militer sebagai instrumen utama.

credit foto cover buku dari Maxime Rodinson, Islam and Capitalism, dan gambar-gambar yang mengulas topik kapitalisme di laman Youtube.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 79x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 64x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026
#Pendidikan

Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
148
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Kisah Cinta Di Bumi Aceh

Kisah Cinta Di Bumi Aceh

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00