Dengarkan Artikel
Halte
Kita terus mencari perhentian semu
padahal hakikat diri kita ialah temu
Manusia selalu menjelma sebuah pisau
yang memiliki dua ujung sekaligus
satu ingin bertemu
dan satunya ingin terus berkelana tanpa jemu.
Orang-orang silih berganti
begitu pula waktu yang datang pergi
pencapaian, pendidikan, pekerjaan
bergegas memburu waktu kita
di pemberhentian sementara.
Celakalah kita yang menganggap halte
adalah pemberhentian abadi.
Betapa banyak orang yang tidak kunjung sadar
hakikat pulang yang sejati.
Purwokerto, 2026
Mengapa Kita Takut Menua?
Sedang umur hanyalah
angka-angka semu yang
dibuat oleh pikiran manusia.
Sedang dalam hati penyair,
mata sajak, rambut puisi,
wajah prosa akan selalu segar
dan muda.
Purwokerto, 2026
Dunia Boneka
📚 Artikel Terkait
Orang-orang di negeri boneka
tidak bisa berbuat sekehendak hatinya.
Apa yang mereka lakukan
hanyalah bayangan yang diciptakan
oleh penguasanya.
Meski demikian, boneka-boneka
itu kian lama kian sadar
hati mereka berbinar
pada sesuatu yang benar.
Purwokerto, 2026
Jarak yang Dilipat Sajak
Puan, sepertinya aku pernah
melihatmu di pinggir sebuah
sajak seorang diri sedang
menunggu penantian yang
tak kunjung datang juga.
Sambil menunggu, aku memberimu
sebuah sajak yang barangkali
bisa menumpas rasa bosanmu
sajak yang tersimpan
di dalam buku pujangga JokPin
yang berbunyi
“Aduh sayang, jarak itu sebenarnya
tak pernah ada.”
Purwokerto, 2026
Aku dan Kamu di Unjung Senja
Semburat warna senja
terbit dari lesung pipimu.
Gelombang air laut mulai
pasang di decak dadaku.
Nyiur kelapa menghembuskan
angin lega yang melambai-lambai.
Kita pun pulang ke peraduan yang sama
di ufuk barat sana.
Kekal dalam dekap malam
Purwokerto, 2026
Yanuar Abdillah Setiadi
Lahir di Purbalingga, Januari 2001. Mukim di Desa Timbang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Alumnus Pendidikan Bahasa Arab di kampus yang sama. Dua buku mutakhirnya berjudul Mengaji Pada Alif (2023) dan Melihat Lebih Dekat (2024). Nominator Terminal Award Mojok.co Yogyakarta tahun 2023. Buku terbarunya Wajah Purwokerto: Antara Cinta, Suka dan Duka di Kota Satria (Penerbit Kolofon Yogyakarta,2025) Instagram: @yanuarabdillahsetiadi.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






