Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
–‐————‐———————————————-
Senin, 08/12/2025 (Edisi 1289)
“PRESIDEN dan Wakil Presiden sudah datang ke Padang, Sumut hingga Aceh. Keduanya menjadi saksi betapa menderita rakyat di tempat-tempat pengungsian. Yang sakit, cidera dan yang lapar semua memohon segera ditolong. Prabowo mau pun Gibran sudah melihat langsung Tanah Minang yang luluh lantak. Bumi Sisingamangaraja yang porak-poranda serta Serambi Mekkah yang lumpuh total. Para Gubernur, Bupati serta Walikota pun sudah angkat bicara. Saat ini mereka berada di ujung keputusasaan. Namun Presiden belum juga menganggap itu bencana nasional. Tidak pula mempertanyakan data BNPB benarkah korban jiwa dari bencana sedahsyat itu cuma 778 jiwa saja? Mungkinkah empat desa di Aceh Utara yang lenyap tanpa jejak pasca disapu banjir tidak berpenghuni? Lantas validasi apa yang membuat BNPN yakin korban jiwanya bukan ribuan orang jumlahnya? Masihkah Presiden dan Wakilnya percaya kepada laporan mereka! Sementara para relawan di lokasi mengaku sudah tidak sanggup lagi menghitung jumlah mayat yang belum terevakuasi. Publik terus bertanya ada apa ini? Mengapa Ketua DPR RI, Ketua MPR dan Ketua DPD tidak mendesak Presiden jangan takut mengakui amukan alam yang melahap tiga Provinsi di Pulau Sumatera itu sudah pantas berstatus Bencana Nasional..!”
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






