• Latest
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective

Seruan Internasional Masuk Untuk Kemanusiaan

Desember 8, 2025

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
IMG_0532

Minimarket Koperasi Desa, Bukan Minimarket Biasa

Maret 29, 2026

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Seruan Internasional Masuk Untuk Kemanusiaan

Redaksi by Redaksi
Desember 8, 2025
in #Natural Disaster, #Sumatera Utara, Aceh, Artikel, Bencana, Internasional, Kebencanaan, Mitigasi bencana, Sumatera Barat
Reading Time: 2 mins read
0
594
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dr. Taufiq Abdul Rahim

Musibah banjir bandang dan kerusakan ekosistem lingkungan hidup serta berdampak panjang terhadap kerusakan yang dialami Pulau Sumatera, demikian dahsyat. Karena itu seluruh sendi basis kehidupan semakin parah terganggu, juga mengalami masalah besar dan prinsipil, yaitu kehidupan yang mendasar berhubungan langsung dengan hak azasi manusia (HAM). 

Sehingga setiap negara di dunia yang menjunjung tinggi “Human Right Convenant” tidak ada alasan untuk menolak kehadiran negara asing atau pihak internasional untuk membantu mengatasi, meringankan beban serta penderitaan masyarakat akibat banjir bandang. 

Ini sesungguhnya melanggar Hak Azasi Manusia yang paling hakiki untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan dari pihak internasional.

Secara empirik dan realistik, berlakunya musibah banjir bandang dan kerusakan lingkungan hidup, ini merupakan rekayasa kerakusan manusia untuk menguasai sumber daya alam. Ketamakan ini hanya merupakan ulah para pemilik modal, liberalis, kapitalis, pengusaha dan penguasa yang rakus kekuasaan. 

Juga nafsu politik berkuasa yang memanfaatkan sumber daya alam, baik yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable resources) maupun yang dapat diperbaharui (renewable resources) serta sumber daya ekonomi (economics resources) yang dieksploitasi besar-besaran yang berdampak kepada kerusakan lingkungan yang parah dan berjangka panjang.

Karena itu, sistem lingkungan hidup secara internasional menjadi terganggu, tidak stabil, tidak harmonis dan tidak berkeadilan. Secara realistik menciptakan ketidakseimbangan kehidupan seluruh semesta dan jagat raya ini, termasuk berlakunya pemanasan global. Sehingga tuntutan dunia internasional untuk membantu dampak banjir Sumatera dan Aceh memiliki catatan tersendiri bagi dunia internasional, terutama dengan keseimbangan lingkungan hidup dan ekosistem lingkungan serta HAM, sebaiknya dengan alas aturan international segera masuk.

Hal ini terutama setelah hampir dan atau persis dua pekan, masih banyak pengungsi yang tidak tersentuh bantuan segala macam, terutama logistik, obat-obatan, sandang-pangan serta berbagai fasilitas mendasar dan utama bagi kehidupan manusia. 

Baca Juga

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026

Karana itu, berdasarkan prinsip kemanusiaan dan HAM serta dampak dari kerusakan ekosistem lingkungan akibat keserakahan manusia jahat, kekuasaan politik dan oligarki, maka wajib segera seluruh elemen internasional, negara dan institusi membantu korban banjir bandang Aceh dan Sumatera.

Hilangkan prinsip dan egosentris kekuasaan, sehingga tidak membenarkan dunia internasional untuk masuk membantu kemanusiaan dan lingkungan hidup yang rusak parah. Dalam konstalasi politik internasional, lembaga dan negara-negara internasional memiliki hak paksa politik, hubungan diplomatik dalam rangka membantu kehidupan kemanusiaan dan lingkungan hidup. 

ADVERTISEMENT

Karena itu, pihak internasional memiliki hak-hak yang prinsipil membantu kehidupan kemanusiaan dan HAM akibat ulah manusia juga. Pada dasarnya rakyat mengharapkan pihak dan atau negara-negara internasional yang sah serta berdaulat untuk segera membantu. Aceh sendiri memiliki suatu catatan sejarah panjang sebagai bangsa yang berdaulat dalam goresan tinta emas internasional. Semoga….

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 290x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 257x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 220x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 166x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare238Tweet149
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541
#Cerpen

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818
Esai

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
Next Post
Banjir Bandang Langkahan: Teguran Alam atas Kelalaian Manusia

Ketahanan Sistem Kesehatan dan Respons Bencana

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com