POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Soeharto Pahlawan? Jangan Hina Akal Sehat Kami, Kawan.

RedaksiOleh Redaksi
November 9, 2025
Krisis Nurani: Mengapa di Negeri Ini Harus Viral Dulu Baru Ada Keadilan?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rivaldi

Kawan, setiap kali ada yang mengusulkan Soeharto sebagai pahlawan, rasanya seperti ada yang menampar ingatan kolektif bangsa ini. Pahlawan? Untuk siapa? Untuk rezimnya? Untuk kroni-kroninya? Atau untuk kuburan para aktivis yang hingga hari ini belum mendapat keadilan?

Mari kita bicara tanpa tedeng aling-aling.
Soeharto membangun? Tentu. Tapi jangan lupa, ia membangun dengan cara membungkam.
Jalan raya dibuka, tapi mulut rakyat ditutup. Bendungan diresmikan, tapi ruang demokrasi disumbat. Ekonomi tumbuh, tapi keberanian rakyat dipatahkan satu per satu.

Apa gunanya gedung tinggi kalau ia berdiri di atas tumpukan ketakutan?

Mereka bilang, “Tapi Soeharto berjasa.”
Jasa apa, kawan?
Jasa membuat mahasiswa diculik dan tidak pulang?
Jasa membuat rakyat tak berani bersuara?
Jasa membuat korupsi tumbuh seperti jamur di musim hujan, tapi tak ada yang berani membasmi karena semua dikontrol dari satu meja kekuasaan?

Kalau itu definisi pahlawan, berarti kita sedang memperkosa makna kepahlawanan itu sendiri.

📚 Artikel Terkait

Aku Dan Kenangan Sekolah

BERJUTA SEPEDA DAN LINGKUNGAN

Ketika Anak-Anak Belajar Entrepreneurship Dengan Ceria di Marketing Day

Memintal Kehidupan

Selama 32 tahun ia berkuasa bukan karena rakyat mencintainya tapi karena rakyat dipaksa diam.
Dan ketika suara rakyat akhirnya pecah di tahun 1998, ia runtuh bukan karena ekonomi jatuh saja, tetapi karena bangsa ini sudah muak ditikam oleh ketidakadilan dan dicekoki propaganda stabilitas.

Kita tidak anti sejarah, kawan.
Kita hanya menolak sejarah dipoles hingga terlihat suci padahal bau darah masih jelas tercium.

Menjadikan Soeharto pahlawan sama saja seperti menempelkan plakat “teladan bangsa” pada seseorang yang membangun negara dengan tangan kanan, sambil menampar rakyat dengan tangan kirinya.
Itu bukan penghargaan tapi jelas sebuah penghinaan.
Penghinaan bagi para aktivis yang ditelan gelap.
Penghinaan bagi para keluarga korban.
Penghinaan bagi setiap orang yang pernah dibungkam hanya karena berani berkata “tidak”.

Jika bangsa ini masih punya sedikit saja keberanian moral, maka kita tahu jawabannya:
Pahlawan bukan mereka yang memerintah dengan rasa takut. Pahlawan adalah mereka yang berani mempertaruhkan hidup untuk kebebasan rakyat.

Dan Soeharto?
Ia justru mempertaruhkan kebebasan rakyat demi mempertahankan kekuasaannya.

Jadi, pahlawan? Tidak, kawan.
Jangan menginjak wajah rakyat dengan gelar yang tidak pantas disematkan.
Sejarah mungkin bisa dinegosiasi, tapi kebenaran dan luka tidak.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

NUTRISARI, Vitamin Moral bagi Gen Z

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00