POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Wakil Rakyat: Suara yang Tertinggal di Kursi Sidang

RedaksiOleh Redaksi
September 18, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Juni Ahyar

Untukmu yang duduk sambil diskusi,
dengan kemeja rapi dan safari,
di gedung tinggi bernama DPR,
tempat janji manis menjelma basi.

Wakil rakyat, kata itu mulia,
tapi mulutmu sibuk berkelit,
telingamu lebih peka pada amplop,
daripada jeritan rakyat di pinggir sawah.

Wakil rakyat jangan hanya joget-joget saja,
di pesta politik penuh cahaya,
sementara rakyat antre minyak goreng,
dan petani meratap harga tak sepadan.

Pajakmu ditanggung negara,
tapi rakyatmu kau peras dengan aturan,
seolah kursi empuk itu warisan keluarga,
bukan amanah dari bilik suara.

Sadarlah, gajimu dari rakyat,
bukan dari langit, bukan dari keramat.
Tugasmu bukan jadi kacung pejabat,
atau calo proyek berkedok rakyat.

📚 Artikel Terkait

Kutulis Rindu

SEPEDA DAN NURANI

Membangun Budaya Literasi dari Pembiasaan Membaca

Aku Membutuhkanmu

Di kantong jas dan dompetmu,
terselip masa depan yang kau gadaikan,
anak-anak desa, nelayan, dan petani,
kau biarkan jadi penonton di negeri sendiri.

Saudara dipilih, bukan dilotre,
meski kami tak kenal siapa engkau,
kami tak pernah rela memilih juara diam,
juara he’eh, juara “setuju… setuju…” belaka.

Bicaralah lantang di ruang sidang,
jangan hanya jadi boneka kursi kosong,
atau paduan suara elite pesta,
yang hanya tahu nada: “kami setuju, bos!”

Wakil rakyat seharusnya merakyat,
jangan tidur saat rakyat dibahas,
jangan bisu saat negeri terancam,
jangan tuli pada jerit yang lantang.

Kami tak butuh baliho wajahmu,
kami butuh keberanian sikapmu.
Kami tak butuh safari penuh janji,
kami butuh hati yang tak bisa dibeli.

Untukmu, wakil rakyat yang terhormat,
ingatlah: kursi itu bukan milikmu,
itu titipan suara yang kau bawa,
jangan biarkan ia terkubur
di ruang sidang yang penuh tawa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Pertumbuhan Atau Pemerataan: Menyikapi Kritik Rocky Gerung kepada Menkeu Purbaya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00