POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kekecewaan Peserta Warnai Ajang Lomba Video Konten Literasi Dispusip Pidie Jaya

RedaksiOleh Redaksi
September 12, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Badawi

Ajang Lomba Video Konten Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pidie Jaya, baru-baru ini menyisakan kekecewaan bagi sebagian peserta. Meski diharapkan menjadi ruang edukatif dan apresiatif, pengumuman pemenang justru menuai tanda tanya serta kritik dari kalangan peserta.

Sejumlah peserta mengaku tidak puas dengan hasil penilaian lomba. Sebagai bentuk aspirasi, para peserta meminta pihak panitia memberikan feedback atau penjelasan atas karya sepuluh besar (Top Ten) yang berhasil masuk nominasi.

Menjawab permintaan tersebut, Dispusip Pidie Jaya kemudian mengadakan undangan terbuka kepada peserta lomba pada Rabu (10/09/2025) untuk memberikan ruang diskusi dan evaluasi dengan dewan juri. Namun, pada pelaksanaannya, forum evaluasi itu justru kembali memicu kekecewaan. Dari tiga orang dewan juri hanya satu juri yang hadir untuk memberikan masukan untuk peserta.

📚 Artikel Terkait

Bercerita Pada Senja

Kala Makna Kuliah Saja Tak Dimengerti

Puisi-Puisi Palestina

Begini Cara Cetak KK Secara Mandiri, Warga Banda Aceh Tak Perlu Ke Disdukcapil

Lebih jauh, peserta menilai kehadiran juri tunggal itu kurang representatif, apalagi juri yang hadir kerap mengeluarkan pernyataan yang terkesan meremehkan peserta. Juri tersebut mengatakan, “kami gak asal menilai seperti kalian, kalian ini gak siap kalah, gak pernah ikut kontes nasional.” 

Terlebih sosok juri yang hadir merupakan rekanan kerja dari pihak Dispusip. “Kami berharap mendapatkan pandangan menyeluruh dari semua dewan juri, bukan hanya dari satu orang saja. Apalagi juri yang datang merupakan partner kerja Dispusip, sehingga rawan menimbulkan kesan tidak objektif,” ungkap salah seorang peserta.

Kondisi ini membuat sejumlah peserta mengusulkan agar pada lomba-lomba berikutnya, pihak penyelenggara menghadirkan seluruh dewan juri secara lengkap, dengan latar belakang yang independen dan murni dari luar instansi, tanpa keterkaitan langsung dengan Dispusip. 

Harapannya, langkah ini akan meningkatkan kepercayaan publik, menjaga netralitas penilaian, sekaligus memberikan ruang belajar yang lebih adil dan transparan bagi para peserta.

Ajang literasi seharusnya menjadi momentum memperkuat budaya membaca, menulis, dan berkreasi, bukan malah menyisakan kekecewaan. Kritik dan masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak penyelenggara sehingga kompetisi lomba kedepannya dapat berjalan lebih profesional dan akuntabel.

Penulis : Badaw

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Sejauh Mata Memandang, Sedekat Hati dengan NKRI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00