POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi-Puisi Agus Yulianto

RedaksiOleh Redaksi
August 28, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Ibu dan Sebuah Ejaan

Lisanku tak pandai mengeja abjad
Lisanku tak pandai menyebut nama indahmu
Lisanku hanya pandai merengek
Memanggilmu dengan sebuah Tanda

Kau pun hadir menuntunku
Mengeja huruf demi huruf
agar fasih memanggilmu
menyebut nama indahmu
dalam setiap hari-hariku

Bu,
Kini lisanku mampu menyebut nama indahmu
Dengan ejaan-ejaan yang selalu kau sempurnakan dulu
Tapi, kenapa? Lisanku selalu lalai
Menyebut namamu dalam setiap doaku
Maafkan, Anakmu Bu?

                   Karanganyar, 28 Agustus 2025

Ibu Menjelang Sore

Ketika suara jangkrik menghiasi waktu sore
Kau tutup kaca jendela, pintu rumah,
Kau nyalakan lampu neon 5 watt
Kau sajikan sayur, nasi, hingga gorengan ikan
Semua beradu di meja makan
Untuk di santap para tuannya
Kau buka obrolan tentang keluarga
menyelami masa kecilmu dulu
Hidup di sebuah gubug, makan nasi jagung
Begitu bahagianya saat itu, ceritamu.
Kini di meja makan hanya ada aku dan kau, ibu!
Kita berdua bercerita tentang sebuah kehilangan
Cerita yang selalu kau ulang-ulang ketika di meja makan
Aku tahu betapa beratnya kehilangan
Tapi itukan takdir! Kataku menjelam menjadi malaikat
Matamu sendu menatap nanar wajahku
Kau berkelit tentang narasi di meja makan

📚 Artikel Terkait

AKU TABUR BUNGA DI PUSARA BERNAMA ACEH

Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang

Aminullah Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Keindahan Kota

Puisi- Puisi Tasya Febrianda

Dan kau bercakap tentang sebuah tanya
kenapa kehilangan itu tiba di saat menjelang sore?
Aku tergugu hilang pandangan karena ada pengalaman
Menjelang sore kau ditinggalkan kekasih hatimu.

                         Karanganyar, 28 Agustus 2025         

Perlawanan Ibu Reformasi

Ibu-ibu berkalung sorban berjejer padat merayap
Di depan gedung DPR
Berteriak lantang tentang kemanusiaan
Menjerit lekit tentang penindasan
Tanpa senapan cukup dengan teriakan;

     Turunkan Harga Pangan!
     Tangkap Koruptor!
     Tangkap Penindas rakyat!

Suara penuh kobaran api
Menjelma menjadi kekuatan perlawanan ibu reformasi
Tanpa senapan cukup suara lantang bermodalkan wajan
Mengaum menggema di serambi ibu pertiwi

Masih adakah hati nurani di dalam diri mereka yang kaku
Bahagia dengan tiga juta per hari di atas penderitaan rakyat yang semakin pilu
Lupakah mereka dengan janji-janji manis tentang kepedulian
Seorang ibu reformasi berteriak tanpa jeda
Hingga menunggu kabar kapan mereka akan bubar

                                    Karanganyar, 28 Agustus 2025

Bionarasi
Agus Yulianto. Penulis cerita pendek, cerita anak, puisi dan esai. Karya-karyanya dipublikasikan di media cetak dan media online. Penulis aktif sebagai guru. Selain itu juga bergiat di Forum Lingkar Pena (FLP).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

PBAK FDK 2025: Investasi Karakter Generasi Muda

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00