Dengarkan Artikel
Oleh Mahmudi Hanifah
Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI) Samalanga, yang berlokasi di Kabupaten Bireuen, Aceh, baru saja mencapai tonggak penting dalam upayanya meningkatkan kualitas institusi pendidikan tinggi. Melalui keputusan resmi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nomor 2531/SK/BAN-PT/Ak/PT/VIII/2025, yang disahkan pada 5 Agustus 2025, UNISAI dinyatakan meraih akreditasi institusi dengan predikat “Baik Sekali”. Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa kampus tersebut terus bergerak ke arah yang lebih baik dalam memastikan mutu pendidikan yang berstandar nasional.
Keberhasilan ini tidak hanya dirayakan secara administratif, tetapi juga mencerminkan semangat kolektif dan kolaborasi yang kuat dari seluruh komponen kampus. Ketua Humas UNISAI, Tgk. Mursalin, M.H., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid antara pimpinan universitas, dosen, staf, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan eksternal.
Ia menekankan bahwa akreditasi ini mencerminkan dedikasi UNISAI dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagai lembaga pendidikan tinggi yang kredibel dan profesional.
Menurut Mursalin, predikat “Baik Sekali” tidak hanya menjadi simbol pengakuan terhadap tata kelola kampus yang baik, namun juga mencerminkan kesungguhan institusi dalam mengembangkan sistem pendidikan yang berkualitas, terukur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan bahwa capaian ini juga merupakan hasil dari budaya kerja keras, evaluasi berkelanjutan, dan tekad untuk selalu meningkatkan mutu akademik serta pelayanan pendidikan.
📚 Artikel Terkait
Rektor UNISAI, Dr. Tgk. Muhammad Abrar Azizi, M.Sos., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja dalam proses akreditasi. Ia secara khusus menyebutkan peran penting Ketua Tim Akreditasi, Dr. Tgk. Zulfikar, M.Ag., yang memimpin proses asesmen dan penyusunan dokumen dengan penuh dedikasi. Sang Rektor menegaskan bahwa pencapaian ini tidak akan mungkin terwujud tanpa kerja sama yang erat antara semua unsur universitas. Ia juga melihat akreditasi ini sebagai langkah awal untuk meraih predikat “Unggul” di masa mendatang.
Lebih lanjut, Dr. Abrar menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi titik strategis untuk mendorong institusi terus berkembang. Tantangan ke depan adalah bagaimana mempertahankan bahkan meningkatkan mutu akademik, kualitas riset, pelayanan kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan. Menurutnya, pencapaian akreditasi hanyalah satu tahapan dari proses panjang transformasi institusi ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dr. Tgk. Zulfikar, M.Ag., yang memimpin langsung proses akreditasi, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi berbagai unit kerja di lingkungan kampus. Ia menjelaskan bahwa proses akreditasi melibatkan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kualitas dosen, sistem pembelajaran, fasilitas, hingga kontribusi kampus terhadap masyarakat. Tim akreditasi, menurutnya, telah bekerja intensif selama beberapa bulan untuk memetakan kekuatan dan kelemahan institusi, menyusun borang akreditasi, serta memastikan kelengkapan dan validitas data yang diperlukan.
UNISAI selama ini dikenal sebagai perguruan tinggi Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam beberapa tahun terakhir, UNISAI menunjukkan perkembangan signifikan, baik dalam jumlah program studi yang tersedia, peningkatan kompetensi dosen, hingga pertumbuhan aktivitas riset dan pengabdian masyarakat. Dengan diraihnya akreditasi “Baik Sekali”, UNISAI kini memiliki posisi strategis untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan institusi pendidikan lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Status akreditasi ini juga membawa manfaat langsung bagi mahasiswa dan alumni. Lulusan dari perguruan tinggi dengan akreditasi institusi yang baik akan memiliki nilai tambah saat memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini karena akreditasi merupakan indikator kualitas yang diakui secara nasional, sehingga memberikan jaminan terhadap mutu proses pembelajaran dan lulusan yang dihasilkan.
Selain itu, capaian ini diyakini akan meningkatkan daya tarik UNISAI di mata calon mahasiswa baru dari berbagai daerah. Dengan reputasi yang terus meningkat, masyarakat akan semakin yakin untuk menjadikan UNISAI sebagai pilihan utama dalam menempuh pendidikan tinggi yang berbasis nilai keislaman dan berorientasi pada kualitas.
Ke depan, UNISAI berkomitmen untuk terus menanamkan budaya mutu, memperkuat inovasi di lingkungan kampus, dan menjawab tantangan global dengan kesiapan yang matang. Rektor dan seluruh jajaran pimpinan universitas menyampaikan harapan besar agar prestasi ini menjadi motivasi kolektif untuk membawa UNISAI ke level yang lebih tinggi lagi, baik dari sisi akademik, tata kelola, maupun kontribusinya terhadap masyarakat luas.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






