• Latest
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 2025 08 10 18 30 10 | Puisi Essay | Potret Online

Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka

Agustus 10, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 1001348646_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 1001353319_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 1001361361_11zon | Puisi Essay | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2025
in Puisi Essay
Reading Time: 2 mins read
0
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 2025 08 10 18 30 10 | Puisi Essay | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Agung Marsudi

“Pejabat merayakan hari kemerdekaan dengan anggaran negara, rakyat merayakan dengan iuran bersama”

RINDU itu seperti menunggu secangkir kopi yang kausajikan dengan tanda-tanda dan cinta, apalagi bunga-bunga liberika putih bermekaran harum wangi sebelum agustusan.

Baca Juga
  • Ar-Razi: Lentera di Tengah Gelombang
  • Menyelamatkan Masa Depan Lewat Arsip

Ketika padi mulai menguning, petani berduyun-duyun menggendong harapan. Anak-anak berjanji pulang, hanya untuk ikut lomba panjat pinang.

Si bungsu sudah dewasa, sebentar lagi mengadu nasib di Jakarta, kota yang tak pernah tidur, meski selalu disergap rasa kantuk.

Baca Juga
  • Jejak Perempuan di Palagan Nusantara (1)
  • Koding, Kecerdasan Artifisial, dan Puisi Esai

Antara ibu dan kota, masih ada istana yang tak mungkin ditukar guling dengan Jinping. Meski semua tahu, Indonesia tak akan pernah merdeka, selama Kedubes Amerika masih di Jalan Merdeka.

Indonesia itu berada di tengah antara Cina dan Amerika. Cina, Indonesia, Amerika, disingkat C.I.A.

Baca Juga
  • Takjil di Jalanan Sunyi
  • Di Antara Takbir dan Keranda

Oh, harta, tahta, wanita
“Merdeka! Merdeka!”
Kepalanya ngaku nasionalis, tapi leher ke perut kapitalis, bawah perut maunya liberalis

Di negeri yang dikenal gemah ripah loh jinawi, ada partai ngaku demokrasi, tapi ketuanya gak ganti-ganti.

Jangan iri, hanya di negeri ini, ada ketua partai sekaligus merangkap sekjen. (Kok, gak merangkap bendahara sekalian).

Selamat datang partai gajah,
Di negeri yang dikenal ramah, tapi Pancasila kalah. Ingat, banteng tak biasa musyawarah.

Oh, negeri yang kepada rakyatnya “negeli”
abolisi dan amnesti adalah politik prakondisi tanpa oposisi, penggalangan jelang dua puluh dua sembilan

Di negeri ini, demokrasi adalah orang-orang yang dihitung, tidak “ditimbang”. Siapa yang banyak dia yang menang. Uang menusuk kasih sayang. Sayang, saya tak fasih dan gemetar meneriakkan, “Hidup, Jokowi!”

“Merayakan kemerdekaan daripada yang mana daripada siapa nyang merdeka”
“Merdeka! Merdeka!”
“Hidup Danantara!”

Kata Chomsky, “Prinsip dasar negara kapitalisme modern adalah biaya dan resiko di-sosialis-kan seluas mungkin, sementara laba diprivatisasi”

Solo, 10 Agustus 2025

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | Puisi Essay | Potret Online

Aliran Isa Bugis: Sejarah, Karakteristik, dan Pengaruhnya

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com