POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Essay

Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2025
in Puisi Essay
0
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 2025 08 10 18 30 10 | Puisi Essay | Potret Online

Oleh Agung Marsudi

“Pejabat merayakan hari kemerdekaan dengan anggaran negara, rakyat merayakan dengan iuran bersama”

RINDU itu seperti menunggu secangkir kopi yang kausajikan dengan tanda-tanda dan cinta, apalagi bunga-bunga liberika putih bermekaran harum wangi sebelum agustusan.

Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 023811d8 1811 451a be46 774ad8cee8ff | Puisi Essay | Potret Online
Baca Juga
puasa
Sujud Terakhir di Sepertiga Malam
05 Mar 2025

Ketika padi mulai menguning, petani berduyun-duyun menggendong harapan. Anak-anak berjanji pulang, hanya untuk ikut lomba panjat pinang.

Si bungsu sudah dewasa, sebentar lagi mengadu nasib di Jakarta, kota yang tak pernah tidur, meski selalu disergap rasa kantuk.

Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - 1834d257 bc1e 4af1 86d2 12165e950029 | Puisi Essay | Potret Online
Baca Juga
Palestina
Gaza yang Tak Pernah Padam
09 Jan 2025

Antara ibu dan kota, masih ada istana yang tak mungkin ditukar guling dengan Jinping. Meski semua tahu, Indonesia tak akan pernah merdeka, selama Kedubes Amerika masih di Jalan Merdeka.

Indonesia itu berada di tengah antara Cina dan Amerika. Cina, Indonesia, Amerika, disingkat C.I.A.

Baca Juga
literasi digital
Pahlawan Dalam Pena
17 Mei 2025

Oh, harta, tahta, wanita
“Merdeka! Merdeka!”
Kepalanya ngaku nasionalis, tapi leher ke perut kapitalis, bawah perut maunya liberalis

Di negeri yang dikenal gemah ripah loh jinawi, ada partai ngaku demokrasi, tapi ketuanya gak ganti-ganti.

Jangan iri, hanya di negeri ini, ada ketua partai sekaligus merangkap sekjen. (Kok, gak merangkap bendahara sekalian).

Selamat datang partai gajah,
Di negeri yang dikenal ramah, tapi Pancasila kalah. Ingat, banteng tak biasa musyawarah.

Oh, negeri yang kepada rakyatnya “negeli”
abolisi dan amnesti adalah politik prakondisi tanpa oposisi, penggalangan jelang dua puluh dua sembilan

Di negeri ini, demokrasi adalah orang-orang yang dihitung, tidak “ditimbang”. Siapa yang banyak dia yang menang. Uang menusuk kasih sayang. Sayang, saya tak fasih dan gemetar meneriakkan, “Hidup, Jokowi!”

“Merayakan kemerdekaan daripada yang mana daripada siapa nyang merdeka”
“Merdeka! Merdeka!”
“Hidup Danantara!”

Kata Chomsky, “Prinsip dasar negara kapitalisme modern adalah biaya dan resiko di-sosialis-kan seluas mungkin, sementara laba diprivatisasi”

Solo, 10 Agustus 2025

Next Post
Merayakan Kemerdekaan Daripada yang Mana Daripada Siapa Nyang Merdeka - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | Puisi Essay | Potret Online

Aliran Isa Bugis: Sejarah, Karakteristik, dan Pengaruhnya

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah