Kamis, April 23, 2026

Sedih dan Rindu di Ujung Malam

Agustus 2025
Oleh: Juni Ahyar


Oleh Juni Ahyar


Di sini aku rindu,
Menata sepi yang kau tinggalkan
Bukan hanya rindu padamu
Tapi pada ketenangan yang dulu mengisi malam
Di sana kau bercumbu,
Mungkin dengan dunia, mungkin dengan fana
Sedang aku tenggelam dalam sujud
Memanggil nama Tuhan—agar hati ini kuat menahan luka
Kudustai dukaku
Dengan senyuman yang hanya kupinjam dari langit
Padahal jiwa ini menganga,
Luka oleh cinta yang tak lagi berpijak pada cahaya
Semerah duka di hati
Seperti mawar yang mekar dalam derita
Aku mencintaimu,
Tapi lebih dari itu—aku mulai belajar merelakanmu demi-Nya
Kaulah segalanya… dulu
Namun kini, aku ingin Allah yang jadi segalanya
Sebab hati yang berharap pada makhluk
Akan terus menangis di ujung malam yang sama
Hatiku tak sedap,
Bukan karena kau pergi
Tapi karena aku lupa,
Bahwa cinta sejati adalah yang membuatku lebih dekat pada Ilahi
Dan dalam tangis yang sunyi
Kuselipkan namamu dalam doa
Bukan untuk kembali,
Tapi agar kita sama-sama menemukan cinta yang hakiki…
…dalam Ridha-Nya.

Tentang Penulis

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist