Dengarkan Artikel
Garda Depan Asesmen Nasional dan Tes Kecakapan Akademik
Menguatkan Peran Teknis untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Blora
Oleh Luhur Susilo
SMPN 1 Sambong dan Pengurus Satupena Blora
Aula B dan Aula C Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menjadi saksi semangat transformasi pendidikan pada 7, 8, dan 19 Juli 2025. Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi proktor dan teknisi ini diikuti oleh 322 peserta dari 161 SMP dan sederajat se-Kabupaten Blora. Tujuannya satu: menyukseskan Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kecakapan Akademik (TKA) tahun 2025.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili Kabid Dikdas, Drs. Slamet Dwi Cahyono, M.Pd., menyampaikan bahwa AN bukan sekadar ujian, tetapi alat refleksi mutu pendidikan. Ia menegaskan, “Asesmen Nasional adalah cermin kelembagaan yang menunjukkan arah kemajuan belajar dan mengajar.” Pesan ini menggugah seluruh peserta untuk tidak sekadar paham teknis, tetapi juga semangat misi pendidikan.
Asesmen Nasional mengukur Literasi Membaca dan Numerasi—dua kompetensi dasar yang menjadi fondasi generasi masa depan. Tak hanya menguji siswa, AN juga menjadi penanda kualitas iklim belajar di satuan pendidikan. “Data bukan sekadar angka, tapi jejak langkah kemajuan sekolah,” bisik seorang proktor muda dalam hati, menggenggam kuat modul pelatihan.
📚 Artikel Terkait
Sementara itu, Tes Kecakapan Akademik (TKA) hadir sebagai instrumen seleksi dan penyetaraan akademik. Melalui TKA, capaian belajar siswa dapat diukur secara terstandar dan obyektif. Tak hanya murid yang diuji, tetapi juga kesiapan pendidik dalam mengembangkan penilaian bermutu. “Tugas ini bukan hanya teknis, ini tentang masa depan anak-anak bangsa,” monolog seorang teknisi sembari mengecek ulang konfigurasi server lokal.
Dalam struktur pelaksanaan, proktor bertanggung jawab pada operasional aplikasi asesmen, sedangkan teknisi memastikan perangkat dan jaringan berjalan optimal. Sinergi keduanya menjadi penentu lancarnya pelaksanaan ANBK di setiap sekolah. Kegagalan sistem bukan sekadar gangguan teknis, melainkan gangguan terhadap hak siswa dalam menapaki masa depan.
Melalui pelatihan ini, para proktor dan teknisi dibekali pemahaman menyeluruh tentang kebijakan, alur asesmen, hingga prosedur penanggulangan masalah. Ini bukan hanya pelatihan perangkat, tapi juga penguatan karakter: teliti, sigap, dan penuh tanggung jawab. “Kami ini penjaga senyap mutu pendidikan,” bisik sekelompok teknisi di pojok aula.
Bimtek ini menjadi langkah awal untuk memastikan AN dan TKA di Kabupaten Blora berjalan berkualitas dan berintegritas. Pemerolehan hasil yang tinggi bukan tujuan akhir, tapi bagian dari proses panjang perbaikan sistem pembelajaran. Para proktor dan teknisi kini bukan sekadar pelaksana, melainkan aktor perubahan di balik layar pendidikan Blora.
Dengan semangat kolaboratif dan pemahaman yang utuh, Kabupaten Blora menatap masa depan pendidikan dengan optimisme. Asesmen Nasional dan TKA 2025 bukan sekadar evaluasi, tetapi momentum transformasi. Di tangan para proktor dan teknisi, mutu pendidikan Blora dijaga dan ditumbuhkan dengan penuh dedikasi.
Rumah Tua, 20 Juli 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






