POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Apakah Brebes Akan Menjadi Kota Industri? Ataukah Kota Bawang Merah Seperti Dulu Lagi?

RedaksiOleh Redaksi
July 23, 2025
Apakah Brebes Akan Menjadi Kota Industri? Ataukah Kota Bawang Merah Seperti Dulu Lagi?
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh: Kang Thohir

Zaman semakin canggih otomatis saingan semakin tinggi. Kemajuan teknologi semakin meningkat. Industri ada di mana-mana, di kota-kota dan di desa-desa, seperti adanya pabrik atau PT dari sandang pangan, pakaian, bahan-bahan, sepatu, dan lain-lain sebagainya. Sehingga menumpuknya karyawan dan pelamar pekerjaan. Saking banyaknya karyawan sampai-sampai membatasi karyawannya, bahkan hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk. Hingga banyaknya pengangguran di ujung jalan suatu zaman kemajuan.

Maraknya PT di Brebes, sehingga area persawahan semakin berkurang dan kehijauan semakin hilang, karena banyaknya bangunan PT-PT di persawahan, dan di depan jalan lingkar (jalingkut) yang ada di Brebes, meskipun demikian tak ada perubahan bagi perekonomian yang layak bagi pria yang dewasa atau mempunyai anak dan istri. Suami momong anak sedangkan istri berkerja di PT, sebab yang berkerja kebanyakan seorang wanita dan khusus untuk para wanita, sedangkan pihak pria hanya sebagian saja.

Kemungkinan Brebes tidak akan hijau lagi, dan bukan lagi kota bawang merah, tapi kota industri. Sayang dan sangat disayangkan lagi, Brebes tak bisa asri seperti dulu. Para petani kehilangan lahannya dan mencari ke sana-sini mencari tanah persawahan untuk menanam bawang merah, meskipun itu hanya sebagian saja.

Brebes yang dulunya kota bawang merah yang terkenal dengan kehijauan bawang merahnya, kini hanya meninggalkan sisa-sisa atau puing-puingnya saja, dan padinya pun kehilangan tempatnya. Apakah Brebes akan kehilangan tempat tanamannya? Apa mungkin ini hanya asumsi-asumsi saja? Yang jelas Brebes harus tetap asri, dan persawahan harus dijaga kehijauannya, supaya bisa ditanami oleh para petani bawang merah yang asli orang Brebesnya sendiri, bukan oleh orang asing.

📚 Artikel Terkait

9 Judul Buku SatuPena Indonesia Bakal Dilaunching pada Wara Wiri Feskraf di TMII Jakarta

In Memorial Bapak Dr.Qismullah Yusuf, Sang Inspirator. 

Apakah Privasi Masih Ada di Era GeoSpy AI?

Kucing Timah

Ketakutan saya adalah bahwa Brebes akan kehilangan wilayah persawahannya, yang selama ini menjadi tradisi bercocok tanam bawang merah yang khas itu. Bukan hasil dari tanam di tanahnya daerah lain. Apakah Brebes akan mencari-cari ke sana-sini hanya untuk mencari tanah yang bisa ditanami? Karena tanahnya sendiri sudah dibeli oleh PT, sedangkan para petani Brebes mencari tanah ke sana-ke sini keluar dari wilayah Brebesnya sendiri. Sangat disayangkan nasib para petani Brebes ke depannya kelak, khususnya para petani bawang merah.

Sebuah momok yang mungkin saja akan terjadi di kemudian hari. Saya sebenarnya sedikit ragu adanya dunia perindustrian atau PT di Brebes yang semakin ke sini, namun awalnya saya sedikit mendukung, tetapi saya sadar bagaimana nasib lahan persawahan bagi para petani yang setiap harinya mengais rezeki berkerja di ladang persawahannya. Apakah para petani akan kehilangan lahan persawahannya di Brebes? Sedangkan bangunan PT-PT semakin melebar luas ke sana-ke mari dan semakin bertambah lebar bangunannya.

Sebenarnya kemajuan industri di Brebes itu diimbangi juga dengan kemajuan sandang pangan untuk mensejahterakan para petani, supaya Brebes memiliki kekuatan dan kemajuan, baik di bidang perindustrian maupun sandang pangan/pertanian ataupun perekonomian.

Perspektif kita Brebes itu layak dibantu untuk mensejahterakan lahan para petani supaya semakin hijau dan makmur, bukan malah menguranginya. Mungkin itu atas dasar pertimbangan ataupun karena perekonomian atau juga masuk area hal tertentu? Sehingga harus dijual–belikan lahan persawahannya, namun apakah para petani di Brebes akan bertahan lama? Sedangkan semakin merusut dan perkerjaan petani semakin berkurang, karena kekurangan lahan persawahannya di Brebes? Ah, sudahlah.

Brebes, 23 Juli 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Proktor dan Teknisi

Proktor dan Teknisi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00