POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home # Ironi

Yang Haram Hanya Babi?”

Rivaldi by Rivaldi
Juli 18, 2025
in # Ironi, # Non Halal, #Haram, #Kontemplasi, #Kritik, #Para Maling, Analisis
0
Yang Haram Hanya Babi?” - 2025 06 10 19 20 08 | # Ironi | Potret Online

Oleh Rivaldi

Di negeri yang katanya beradab ini, Indonesia, ada satu hal lucu tapi tragis: seolah-olah dosa terbesar dan satu-satunya yang haram itu cuma babi. Ya, babi! Bukan korupsi, bukan kebohongan, bukan pemerkosaan keadilan, bukan perampokan uang rakyat. Babi jadi kambing hitam, sementara tikus berdasi berpesta pora di atas kemiskinan orang kecil.

Lihat saja, orang bisa ribut berjamaah kalau ada menu mengandung babi di pojok restoran. Tapi ketika pejabat korup nyolong miliaran, tanggapan masyarakat adem kayak kipas angin mati. Ulama dadakan muncul kalau ada konser musik, tapi pada bungkam saat uang bansos dikencingi pejabat bangsat. Di warung kopi, orang bisa ceramah panjang soal najisnya daging babi, tapi gak pernah risih sama najisnya sistem hukum yang bisa dibeli kayak barang diskonan.

Yang Haram Hanya Babi?” - 2305D77D 2856 4F40 960F 63D86C043424 | # Ironi | Potret Online
Baca Juga
Analisis
Ahlan Wa Sahlan Perubahan
28 Apr 2023

Ini negeri aneh.

Makan babi haram, tapi nyogok polisi? “Yah, wajar, biar urusan lancar.”

730638b0-5267-41cd-8a91-f8fcd6b794c2
Baca Juga
Artikel
Menjaga Marwah Lembaga: Dari Hal Kecil Menuju Pengaruh Besar
02 Mei 2026

Babi haram, tapi nyolong anggaran proyek? “Itu strategi pembangunan.”

Babi haram, tapi memperkosa moral bangsa tiap detik lewat televisi dan politik? “Itu bagian dari demokrasi katanya.”

Yang Haram Hanya Babi?” - 1742395492821 | # Ironi | Potret Online
Baca Juga
# Gugat cerai
HABA Si PATok
17 Apr 2025

Yang lebih lucu, bahkan ada pejabat yang bisa ceramah soal moral, ngutip ayat sana-sini, tapi di belakang meja, dia tanda tanganin proyek fiktif, lobi-lobi busuk, atau sekadar nambah istri hasil selingkuh. Tapi tetap suci asal gak makan babi.

Jadi, di Indonesia ini, haram itu bukan soal akhlak atau kejujuran. Haram itu cuma soal menu makan siang. Selama lo gak makan babi, lo masih bisa nyolong, nipu, manipulasi data, bahkan jual negara—asal lidah lo bersih dari bacon, lo tetap bisa jadi tokoh agama, caleg, bahkan pemimpin daerah.

Mungkin babi satu-satunya makhluk yang jujur: dia kotor, tapi gak munafik. Sementara manusia di negeri ini, bersih di luar, tapi najis di dalam.

Jadi, kita mau jujur atau terus pura-pura?
Karena di negeri ini, yang paling haram ternyata bukan babi, tapi kebenaran.

Next Post
Yang Haram Hanya Babi?” - 2025 07 19 06 22 05 | # Ironi | Potret Online

Merah Putih di Dada Kami

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah