POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Ke Jalin, Berbagi dan Menikmati Keindahan Alam

RedaksiOleh Redaksi
July 9, 2025
Ke Jalin, Berbagi dan Menikmati Keindahan Alam
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Aqila Azalea Tabrani Yunis

Kelas II SMPIC Anak Bangsa Banda Aceh

Hari itu, Sabtu, tanggal 5 Juni 2025 saya ikut rombangan ayah bersama teman-temannya yang kala itu mengadakan kegiatan sosial di Aceh Besar. Saya sangat senang karena bisa ikut Ayah dan ibu serta teman- teman ayah  hingga sampai  ke Jalin’ Jantho.  

Sebelum sampai ke Jalin, rombongan  singgah di Dayah Aza, Azzarah, di Indrapuri untuk menyerahkan bantuan alat-alat tulis kepada para santri di dayah tersebut. Bantuan itu adalah bantuan dari Komunitas Ayo Berbagi.  Komunitas ini menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak kurang mampu dan yatim piatu di Dayah Al Khairiyah Al-Aziziyah (Dayah Aza) dan SD Negeri 8 Jantho, Aceh Besar, Sabtu 5 Juli 2025. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2025/2026.

Maka,  sebelum ke Jalin, Jantho, rombongan kami singgah di dayah Aza dahulu untuk mengantarkan bantuan alat tulis tersebut. Ayah Bersama rombongan membagikan kepada Anak-anak yang sejak tadi sudah menunggu. Setiap Anak mendapat paket alat tulis  yang dibawa. 

Saya sendiri tidak ikut turun saat itu, hanya menyaksikan dari dalam mobil proses yang berlangsung. Tampak wajah Anak-anak gembira menerima bantuan tersebut. Mereka bersalaman saat menerima bantuan itu.

Setelah selesai menyerahkan paket bantuan alat tulis di Dayah Aza, rombongan berangkat menuju Jantho, Aceh Besar. Satu per satu mobil meninggalkan dayah dan bergerak menuju Jantho. Kami ke Jantho melewati Jalan TOL Sibanceh- Sigli. Perjalanan ke Jantho hanya beberapa menit dan kami keluar di pintu TOL jantho.

📚 Artikel Terkait

Jejak di Tanah dan Jejak di Jiwa

STORY OF GALAPAGOS

Kepala SMAN Unggul Persada Abdya Lepas Keberangkatan Anggota Pramuka ke Jambore Dunia di Korsel

e-tikbroh.yak Kegiatan Pengelolaan Sampah untuk Anak-Anak

Ayah menghentikan mobil di depan sebuah warung nasi. Semua mobil ikut berhenti untuk membeli nasi, bekal makan siang, dan juga membeli snack dan minuman. Ada keripik ubi atau singkong produk lokal dan lain-lain. Lalu, kami melaju ke arah Jalin dengan melewati Jalan nulis yang di kiri dan kanan ditumbuhi semak-semak. Hingga kami sampai ke jembatan Jalin yang warna-warni berlantai kayu. 

Kami melewati jembatan itu, sambil mendengar suara kayu jembatan yang membuat kami harus hati-hati. Setelah melewati jembatan, kami masuk sebuah kampung atau desa. Desa itu bernama desa Suka Tani. Kata ayah, di desa ini dahulu didiami oleh transmigran dari Jawa, lebih kurang 200 KK. Lalu, karena konflik, mereka lari meninggalkan desa. Konon, banyak yang pulang ke Jawa dan tidak kembali lagi. Saat ini penduduknya tinggal 30 KK lagi.

Setiba di desa Suka Tani, kami menuju ke sekolah yang letaknya di pinggir hutan kemiri. Sebuah bangunan sekolah yang lumayan besar, tapi hanya ads tujuh murid, di sekolah itu dan lebih banyak guru dari pada murid. Tidak ada murid, karena jumlah penduduk sangat sedikit dan juga ada orangtua yang menyekolahkan Anak ke luar desa itu.

Perjalanan ke Jalin terasa enak dan nyaman serta kita bisa menikmati pemandangan  yang sangat indah  dan saya sangat senang  bisa bersama keluarga dan rombangan bisa menukmati Indahnya alam Jalin.

Kami menuju sungai Jalin dan parkir mobil di pinggir sungai. Di sini kami main air dan mandi. Airnya sangat dingin dan sejuk. Arus air tampak kencang. Saya dan kakak serta adik memilih mandi di pinggir, karena takut hanyut.

Sambil mandi, kami makan siang dan mandi lagi sepuasnya. Saya lihat ayah menyelam.

Lama sekali ia menyelam. Ia bertanding dengan I’m Fajar. Ayah lebih lama menyelam, karena ayah tidak merokok. Jadi bisa tahan nafas lebih lama.

Saat pulang, ayah meminta saya menulis pengalaman ini. Saya langsung menulis pengalaman ini karena saya mau jadi seperti  ayah saya yang selalu menulis dan impian saya untuk  menjadi penulis bisa terwujud. Kata ayah, kalau kita bisa menulis, kita akan mudah menulis tentang perjalanan menjelajahi dunia dan saya ingin suatu saat tiggal di amerika dan belajar di sana. Saya berusaha bisa jadi seperti ayah.

Jadi saya harus  tetap semangat untuk belajar sapai   berhasil untuk menuju impian, walaupun kita tidak suka, tapi kita tetap  hurus belajar  sampai nanti. Pasti itu berguna untuk kehidupan kita dan masa depan kita

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Ayah Luka Pertamaku - Ulasan Puisi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00