POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Aku Lupa Aku Manusia

RedaksiOleh Redaksi
June 25, 2025
Aku Lupa Aku Manusia
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Diana Dwi Susanti

Peresensi adalah seorang guru

Penulis Buku : Febriawan Jauhari

Penerbit​: PT Bukune Kreatif Cipta

Cetakan​: Pertama, Maret 2025

Tebal Buku​: 213 halaman

Saat lelah sangat, terkadang kita membutuhkan support system dari hal-hal kecil yang tidak kita sadari sebelumnya. Termasuk membaca buku ini. Kedalaman maknanya mengajak pembaca untuk sejenak ber-refleksi. Secara pribadi. Bisa jadi hasilnya akan sangat manusiawi sekali. 

Ditulis dengan membagi menjadi beberapa point fokus untuk bisa dibaca tanpa harus berurutan. Membuat pembaca bisa memilih, bagian mana yang ingin dibaca lebih dulu. Buku ini bukan kisah tentang pengalaman, atau hasil dari kajian akademik yang dalam. Tapi buku ini hasil renungan belajar. Ditulis dengan manis, dan dibagi dengan tulus. Sederhana sekali. Tapi, isinya menghangatkan relung hati. Buku yang memang ditulis untuk menemani. 

Perfeksionisme

Di buku ini dijelaskan bahwa perfeksionisme merupakan dorongan untuk selalu mencapai kesempurnaan dalam segala bidang. Hal yang sangat manusiawi, dan dimiliki oleh hampir seluruh manusia di bumi. Hidup harus bahagia, dalam berusaha jangan sampai gagal, saat ujian harus lulus dengan nilai tertinggi, penampilan harus sesempurna mungkin, dan sebagainya. Begitukan biasanya?

📚 Artikel Terkait

Gerbang Besi dan Mimpi yang Ditinggal

Perdamaian di Atas Reruntuhan: Gaza Dihancurkan, Dunia Menormalisasi Kekejaman

Alhamdulillah, Bukan Nomor Satu

Catatan Akhir Ramadan

Tapi, ternyata buku ini berpendapat yang tak sama. Mengingatkan bahwa perfeksionisme itu melelahkan. Semakin mencoba menyempurnakan sesuatu, maka biasanya kita akan merasa segalanya masih sangat kurang sempurna. Sempurna itu fatamorgana. 

Kebanyakan kita dalam keseharian selalu terjebak pada kondisi yang sulit untuk â€śmencukupkan”. Tanpa sadar, belum bisa untuk berdamai dengan kondisi dan diri sendiri. Dan buku ini menuliskan, bahwa sifat masa depan yang paling dasar itu adalah tidak pasti. Maka, kita sebagai manusia, hanya bisa berusaha dengan serius dan berdoa sedalam mungkin untuk tidak memastikan apapun di masa depan. Apapun bisa terjadi. 

Sedang berproses

Hal menarik lainnya dalam buku ini adalah disebutkan juga bahwa salah satu hukum dasar di dunia adalah segala sesuatu itu membutuhkan proses. Butuh waktu. Bahwa semua penciptaan yang ada di bumi ini, membutuhkan waktu untuk prosesnya. Inilah yang dalam ilmu sains kita kenal dengan pertumbuhan dan perkembangan. 

Dalam era modern saat ini, kita seringkali dihadapkan dengan segala sesuatu yang instan. Menyenangkan sebenarnya. Sim salabim. Dan langsung jadi. Magic.  

Tapi ternyata, ada fase-fase tertentu yang harus dilewati. Kemudian, ini tidak bisa dipelajari. Hanya bisa dilatih. Sebuah moment yang akan menghasilkan kenangan yang bernama: pengalaman. Entah itu baik atau buruk. Berhasil atau gagal. Lalu, ujungnya, kita akan kembali bilang, sempurna atau belum sempurna. 

Bagaimana jika terpuruk dengan kegagalan? Ya wajar. Minum kopi saja, kadang kita suka yang tanpa gula, dan bisa jadi suatu saat kita merasa kopinya terlalu manis kebanyakan gula. Itulah manusia. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa sukses dan gagal adalah bagian dari hidup. Tak ada yang sukses selamanya, begitu juga tak mungkin gagal seterusnya. Nah, pengalaman itu, apapun bentuknya adalah salah satu bagian dari hidup. Apa gunanya hidup jika ternyata, kita tak punya kenangan dan pengalaman tentang apapun?

Belajar dan Berubah

Banyak hal-hal entah itu kecil ataupun besar, benar-benar membutuhkan waktu. Perlu semangat. Perlu kesabaran, ketekunan, ketelatenan, bahkan kesungguhan. Harus berubah. Jadi, buku ini kembali mengejutkan saya dengan menyebutkan bahwa ternyata perubahan itu mempunyai dua bagian. Satu, adalah berpindah dari hal lama ke hal baru, dan yang kedua adalah menetapnya kita di hal baru tersebut.

Seringnya karena Euforia, kita lupa dengan hal yang kedua. Kita terlalu fokus pada pertama saja. Mencari sebanyak-banyaknya hal baru yang kita inginkan. Tapi tak menemukan cara untuk bagaimana yang baru tersebut menjadi bagian dari rutinitas, dan akhirnya bisa menetap, menjadi kebiasaan. Bukankah itu esensi dari sebuah perubahan? Karena kalau tidak menjadi bagian yang rutin dan menetap, bukan berubah namanya. Kita bisa kembali pada kebiasaan yang lama. Lalu, mana yang namanya berubah?

Hal penting lainnya yang dibahas di buku ini adalah tentang kegagalan. Sebuah point penting yang harus dibaca, karena seringnya kita sebagai manusia sering lupa bahwa setiap orang punya lintasannya masing-masing. Menyadarkan saya, bahwa apa yang terlihat cepat bukan berarti lebih atau paling baik.Termasuk ketakutan dalam menggenggam sesuatu yang bisa menghalangi kita dalam meraih sebuah kesuksesan. Memaknai sebuah kekuatan sejati sesungguhnya ada pada keberanian untuk melepaskan. 

                                                                    *****

Jangan pernah merasa sendiri saat lelah. Buku ini hadir untuk menemani. Memberi semangat dalam menjalani perjalanan hidup dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. 

Selamat membaca. Buku ini, bagus sekali. 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Membaca untuk Menulis - Review Artikel

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00