POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

TikTok Jadi Guru Belajar?

RedaksiOleh Redaksi
May 22, 2025
TikTok Jadi Guru Belajar?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : HUMAIRA AL APRILLIA
Siswi Kelas XI.IC SMA Negeri 9 Banda Aceh

MENGAPA remaja sekarang lebih suka belajar dari konten singkat dari pada buku tebal?

Pernah saya lihat teman atau bahkan anda sendiri lebih asyik scroll TikTok dari pada buka buku pelajaran setebal bantal. Kalau iya, anda tidak sendirian.

Fenomena “TikTok Jadi Guru” ini sedang hangat sekali di kalangan remaja. Dulu, kita akrabnya dengan buku paket tebal dan les privat, sekarang ilmunya bisa didapat hanya dari video singkat yang durasinya tidak sampai satu menit.

Kira-kira, mengapa buku tebal jadi “kurang laku” di mata remaja zaman sekarang?

Positifnya belajar dari TikTok (sisi baiknya), ada beberapa alasan kuat mengapa TikTok bisa jadi “guru” favorit buat banyak remaja, antara lain :

1.Cepat faham dan tidak mengantuk.

Otak remaja itu cepat bosan kalau disuguhi informasi yang panjang dan bertele-tele. Video TikTok yang cuma beberapa detik atau menit, langsung langsung ke inti materinya.

Ini sangat berbeda dengan buku paket yang paragrafnya terlalu panjang dan kadang membuat mata mudah lelah.

Contohnya, dari pada membaca berlembar-lembar teori gravitasi, anda bisa nonton video satu menit di TikTok yang menjelaskan bagaimana apel jatuh dari pohon dengan animasi keren, atau ada juga yang memberikan tips belajar Bahasa Inggris melalui cuplikan lagu pop yang sedang viral, jadi lebih mudah masuk ke otak.

  1. Lebih seru dan visual. Remaja zaman sekarang itu visual learner sejati, alias lebih gampang nangkap pelajaran kalau ada gambarnya.

Nah, di TikTok banyak sekali kreator yang memakai gambar bergerak, video, atau animasi mwnjelaskan konsep-konsep rumit.

Belajar jadi lebih seru dan mudah dipahami, tidak seperti membaca tulisan hitam di atas putih.

Contohnya, ilustrasi belajar sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dari pada membaca buku yang penuh teks, anda bisa menonton kreator TikTok yang msmbuat drama singkat tentang detik-detik proklamasi dengan kostum seperti pejuang, lengkap dengan efek suara meriam. Dijamin lebih masuk di kepala.

  1. Mudah dicari dan sesuai minat.

Di TikTok, anda bisa mencari berbagai macam topik pelajaran, dari cara mengerjakan soal Matematika yang sulit, tips menghafal nama-nama provinsi, sampai cara membuat origami pesawat yang canggih.

Kita hanya tinggal ketik keyword-nya, langsung muncul banyak pilihan video. Contohnya, anda lagi suka belajar coding?

Ada banyak akun yang memberikan tutorial singkat HTML atau Python. Lagi ingin tahu cara membuat kue bolu yang mengembang sempurna?

Tinggal kita cari saja resep di TikTok, langsung ketemu videonya. Bisa tanya jawab langsung.

Jika ada yang belum paham dari video edukasi, tinggal tulis di kolom komentar. Kreator atau sesama pengguna bisa langsung jawab atau memberikan penjelasan tambahan.

Ini jadi semacam forum diskusi instan yang lebih dinamis dibanding cuma belajar sendirian dari buku.

Ilustrasi, anda lagi menonton video tentang konsep Fisika dan ada bagian yang tidak mengerti. Tinggal ketik pertanyaan di kolom komentar, dan siapa tahu “guru TikTok” atau teman-teman lain bisa langsung bantu menjelaskan.

📚 Artikel Terkait

Syukur yang (Tak) Pernah Selesai

Tuanku Abdul Hamid: Utusan Aceh yang Terlupakan

Senarai Puisi Mustiar Ar

HABA Si PATok

Negatifnya belajar dari TikTok (sisi buruknya)

Meski banyak kelebihannya, belajar dari TikTok juga punya beberapa kekurangan yang perlu kita ketahui, antara lain:

  1. Informasi belum tentu akurat.

Ini bahaya paling besar, siiapa saja bisa upload video di TikTok, jadi tidak ada filter kualitas yang menjamin informasi itu benar atau tidak.

Kita harus berhati-hati dan jangan langsung percaya semua yang diihat. Contohnya, ada video yang menerika tips kesehatan yang ternyata salah kaprah dan berbahaya, atau ada juga yang menyebarkan fakta sejarah yang keliru.

Jika anda langsung percaya, bisa jadi anda salah paham atau malah melakukan hal yang tidak benar.

  1. lmu tidak dalam.

Karena formatnya yang singkat, penjelasan di TikTok seringkali hanya permukaan saja. Anda mungkin tahu poin-poin pentingnya, tapi tidak paham kenapa suatu hal bisa begitu, atau latar belakangnya seperti apa.

Ilustrasi anda bisa tahu cara menghitung cepat pakai trik di TikTok, tapi anda tidak paham konsep dasar di balik rumus itu. Jadi, saat bertemu soal yang lebih kompleks, anda bisa jadi kebingungan.

  1. Mudah terdistraksi.

Namanya saja juga TikTok, platform hiburan. Kadang niatnya mau belajar, terus malah keterusan lihat video lucu atau video joget yang lewat di For You Page.

Akhirnya waktu belajar jadi terbuang sia-sia. Contoh, niatnya buka TikTok mau cari video tutorial buat kerajinan tangan, malah keasyikan nonton challenge yang lagi viral.

Lima belas menit berlalu, kerajinan tangannya belum jadi, malah jadi penonton pasif.

  1. Membuat ketergantungan gadget.

Terlalu lama menatap layar HP bisa membuat mata lelah, kepala pusing, dan bahkan susah tidur. Kalau sudah ketergantungan, jadi lupa waktu dan aktivitas lain yang lebih penting.

Bagaimana aeharusnya? Jadi, apakah buku tebal harus dibuang jauh-jauh dan kita beralih sepenuhnya ke TikTok?

Tentu saja tidak. TikTok bisa jadi pelengkap yang keren, tapi bukan pengganti utama buku atau guru di sekolah.

Tipsnya:
▪︎ Pilih akun edukasi terpercaya dari akun-akun yang isinya memang berkualitas dan informasinya bisa dipertanggungjawabkan. Biasanya akun-akun ini punya banyak pengikut dan komentar positif.

▪︎ Gabungkan dengan sumber lain. Jangan cuma dari TikTok. Kalau ada materi yang menarik, coba perdalam dengan membaca buku, artikel online, atau bertanya ke guru.

▪︎ Batasi waktu Pakai TikTok. Tentukan waktu khusus untuk belajar di TikTok, dan jangan sampai kebablasan. Manfaatkan fitur batas waktu penggunaan aplikasi di HP anda.

Peran Orang Tua dan Guru

Orang tua dan guru juga punya peran penting di sini, dari pada hanyamelarang anak main HP, lebih baik membimbing dan mengarahkan mereka untuk menggunakan TikTok secara positif.

Guru bisa merekomendasikan akun-akun edukasi yang relevan, atau bahkan membuat video pelajaran sendiri di TikTok.

Menurut Dr. Sari Puspasari, seorang psikolog remaja, “fenomena remaja yang lebih suka belajar dari TikTok itu wajar. Otak remaja sekarang sangat adaptif dengan informasi yang cepat dan visual

“Mereka butuh stimulasi yang beragam, dan konten singkat di TikTok memenuhi kebutuhan itu.

“Namun, orang tua dan pendidik perlu membimbing agar mereka tidak terjebak pada informasi yang dangkal atau bias.

Penting juga untuk menyeimbangkan dengan aktivitas belajar lain yang melatih fokus dan pemikiran mendalam.”

Kesimpulan:

“TikTok Jadi Guru” itu bukan ancaman, tapi sebuah sinyal bahwa cara belajar generasi sekarang sudah bergeser.

Platform ini punya potensi besar untuk membuat belajar jadi lebih seru dan mudah diakses.

Namun, kita harus tetap bijak dalam menggunakannya. Jangan lupa untuk selalu mencari informasi dari berbagai sumber dan jangan mudah percaya begitu saja.

Dengan begitu, anda bisa memaksimalkan manfaat TikTok untuk belajar tanpa terjebak di sisi negatifnya.(*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Mengenang Reformasi 21 Mei di Era AI: Kilas Balik, Refleksi, dan Tantangan Baru

Mengenang Reformasi 21 Mei di Era AI: Kilas Balik, Refleksi, dan Tantangan Baru

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00