Puisi-Puisi Minah Ahmad

Mei 2025
Oleh: Redaksi

Legasi RAHMAH

Sedekad menyebar wacana ummah
Di menara gading impian bercambah
Menyubur akhlak bak Rasulullah
Pemangkin ummah ketrampilan teserlah

Wacana madani program mengislah
Rakyat marhaen perlu berubah
Hadapi rintangan dengan tabah
Agar menjadi teladan ummah

Anak muda gemar berjaulah
Santuni ummah kepelosok daerah
Adab dan ilmu sebagai wadah
Bicara berhemah medium bermadah

Bermula dengan kalimah Rahmah
Menjadi sebutan rakyat peramah
Setiap acara agenda rahmah
Menjadi tarikan peniaga pemurah

Satu persatu agenda rahmah
Dapat digarap penuh berhemah
Aneka menu dapat dijamah
Harga rahmah santuni ummah

Buat pemimpin legasi rahmah
Jangan dihirau segala tohmah
Terbela gelandangan tidak berumah
Demi menjaga maqasid syariah

Siapa pun pengganti pimpinan rahmah
Misi tertunai visibiliti bertambah
Kerajaan sudah berubah wajah
Semangat perpaduan kerajaan dititah

Perkongsian dan muafakat terasnya ukhwah
Kasihsayang tersemai jangan ditegah
Perlembagaan beraja seumpama daulah
Demokrasi terpimpin memori terindah

Masyarakat madani harus tabah
Mendengar fitnah jangan gelabah
Teruskan perjuangan giat mengislah
Negara Rahmah moga diredhai Allah

Wanita Madani

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekerti
Cakna alam kehidupan lestari
Menjadi ikon masyarakat madani

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekerti
Kasihnya bak lautan tak bertepi
Hadirnya sentiasa dinanti nanti

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekerti
Aura pemimpin yang dihormati
Santunan ummah dijunjung tinggi

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekerti
Isu dan masalah menjadi inovasi
Membangun generasi pelopor teknologi

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekertio
Akhlak terpuji memilat hati
Kedamaian lambang sejahteranya diri

Wanita madani berjiwa serikandi
Bicara seluhur budi pekerti
Amanah dipikul dengan teliti
Yakin dan percaya menyebar visi

Insan Istimewa

Melihat wajahnya tampak ceria
Disebalik senyuman ada cerita
Luahan di kongsi secara maya
Bicara mengubat hati yang lara

Sekian hari coretan dinanti
Apa lagi luahan hati
Terbuku sesalan takdir Illahi
Hamba diuji insaflah diri

Insan istimewa anugerah Tuhan
Keluarga menjaga penuh kepayahan
Masih adakah sinar harapan
Menjadi hamba suri teladan

Suka dan duka harungi bersama
Melayan karenah insan istimewa
Takdir Allah pasrah diterima
Mengadap Illahi anak istimewa

Belum berakhir keluarga diuji
Kematian itu satu tragedi
Belum ternoktah yang menjadi saksi
Motif disebalik insan disakiti

Insan istemewa anak syurga
Bukan bebanan ahli keluarga
Masyarakat cakna terus berusaha
Mencari bukti mengadili saksama

KONTANG

Kepimpinan negara silih berganti
Suara pemerintah memecah sunyi
Teguran diberi menginsaf diri
Demi rakyat untuk disantuni

Lebih setahun kerajaan madani
Ungkapan madani masih menyepi
Terasa kontang disudut hati
Menunggu sentuhan komuniti madani

Penguasa bijaksana jangan menyendiri
Turun padang kepelusuk negeri
Rakyat marhaen sentiasa menanti
Sentuhan kasih pemimpin abadi

Buat rakyat yang dikasihi
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Ambik cakna insentif diberi
Kelak merubah nasib sendiri

Generasi muda yang mahir IT
Gunakan peluang promosi diri
Celik IT kemahiran teknologi
Sumber inspirasi majukan diri

Anak anak turut mempelopori
Kecil besar inovasi diceburi
Obor semangat perjuangan sejati
Gagah berdiri menyemai bakti

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist